Beritahati.com, Jakarta - Dit. Reskrimum Polda Metro Jaya berhasil meringkus empat orang tersangka pemerasan terhadap sopir bajaj di wilayah Pasar Tanah Abang Jakarta Pusat.


"Keempat tersangka tersebut, berinisial MN alias J alias A, IS alias K, MS alias G, dan I alias D sehari-hari bekerja sebagai juru parkir di Blok A dan Blok F Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat," kata Kompol Malvino, Kepala Unit I Resmob Dit Reskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (29/8/2018).


Malvino menjelaskan, keempat pelaku itu seringkali melakukan pemerasan serta mengancam memukuli sopir bajaj yang tidak memberinya uang. Keempat pelaku tersebut, sudah melakukan pemerasan dan ancaman terhadap sopir bajaj sejak tahun 2015 dengan nominal pemerasan mulai dari Rp20.000-Rp25.000 per sopir bajaj.


Menurut Malvino, kasus tersebut bisa terungkap atas informasi yang beredar dan viral media sosial tentang preman palak sopir bajaj di Tanah Abang.


"Kepada para tersangka, kami kenakan Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara," tuturnya.


Dari tangan keempat pelaku, lanjut Malvino, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp388.000 hasil pemerasan serta Kartu Tanda Penduduk (KTP) para pelaku.  Malvino memastikan, Kepolisian akan terus mengembangkan perkara tersebut dan menangkap semua preman yang melakukan tindak pidana pemerasan.


"Kami akan kembangkan kasus ini," ujarnya.