Beritahati.com, Yogyakarta - Kasus dugaan kriminalisasi kepada Tm (32) seorang nelayan Pantai Samas yang dijadikan tersangka oleh Dit Polair Polda DIY karena menjual kepiting seberat 2,7 kg tidak hanya menimpa Tm saja, namun banyak kasus serupa yang menimpa nelayan di berbagai daerah di Indonesia.


Kasus tersebut pun membuat Tim Satgas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal (Satgas 115) mengungkapkan banyaknya kejadian serupa.


"Banyak kejadian di daerah lain dan korbannya adalah nelayan kecil," ucap Satgas 115, Senin (3/9/2018).


Menurutya beberapa kriminalisasi yang menimpa nelayan terjadi di Aceh, Palembang, Ternate, Tahuna hingga Sorong.


"Banyak nelayan yang dipalak duit oleh oknum jika tidak keluar duit maka diproses hukum," tuturnya.


Atas kejadian kriminalisasi tersebut, Satgas 115 langsung mendatangi lokasi dan langsung menyelesaikan masalah tersebut dengan mendatangi "bos" (komandan) sehingga kasus tersebut bisa selesai.


"Ya untuk kasus penjualan kepiting 2,7 kilogram dan menjadi tersangka kita akan coba komunikasi dengan Kapolda DIY karena tidak layak tersangka apabila aturan tersebut belum disosialisasikan," imbuhnya.‎