Beritahati.com, Jakarta - Wisata ke luar negeri sebenarnya hanya sebatas bersenang-senang saja, namanya juga berwisata. Dari menikmati keindahan alam, mencicipi ragam makanan khas, berpetualang di alam liar, hingga sekadar berbelanja.


Namun, saat ini tren wisata makin luas dengan adanya wisata medis. Wisata medis adalah maksud bepergian ke negara lain, yang bertujuan untuk berobat atau melakukan pemeriksaan kesehatan, karena tidak adanya fasilitas seperti itu di negara sendiri.


Alasan dibalik semakin maraknya wisata medis


Wisata medis merupakan suatu istilah yang muncul saat Anda bepergian ke negara lain untuk mendapatkan penanganan, pemeriksaan, atau pengobatan medis. Ada banyak faktor yang memengaruhi keputusan untuk melakukan wisata medis, di antaranya adalah teknologi yang lebih canggih, prosedur khusus yang tak tersedia di negara asal yang lebih baik, akses yang lebih cepat, atau biaya yang lebih terjangkau.


Bagi pelancong wisata medis yang berasal dari negara-negara maju, umumnya wisata medis dilakukan karena harga yang lebih terjangkau dengan kualitas yang tak berbeda jauh. Dengan berbagai risiko yang ada dalam mendapatkan suatu tindakan medis di luar negara sendiri, maka harga yang lebih terjangkau menjadi daya tarik yang sulit untuk ditolak.


Bagi pasien-pasien di negara dengan pengaturan ketat pada akses layanan kesehatan, menyebabkan warga tersebut ingin mencari layanan medis dengan akses yang lebih mudah dan lebih cepat. Memang, pada beberapa negara destinasi wisata medis, terdapat akses khusus terhadap pelayanan kesehatan bagi turis luar negeri sehingga menjadi lebih cepat.


Selain itu, beberapa pelancong wisata medis juga pergi ke negara lain untuk secara khusus ingin mendapatkan tindakan medis yang tidak tersedia di negara asalnya. Misalnya terapi sel punca, yang di beberapa negara maju punya aturan yang sangat ketat.


Tak hanya itu, alasan lain wisata medis diminati adalah karena ingin memastikan bahwa kerahasiaan pasien lebih terjaga dan terjamin dalam dilakukannya tindakan tertentu, seperti operasi penggantian kelamin, operasi plastik, rehabilitasi obat, atau pelayanan fertilitas.


Jika dulu tujuan wisata medis adalah negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, atau Prancis, tapi sekarang banyak negara Asia yang unjuk gigi dengan memadai dan majunya industri kesehatan di sana.


Berikut ini adalah beberapa negara yang biasa menjadi tujuan wisata medis :


Cina
India
Malaysia
Thailand
Singapura
Korea Selatan
Taiwan
Brasil


India, Malaysia, Singapura, dan Thailand merupakan negara-negara populer menjadi destinasi wisata medis bagi mereka yang ingin mendapatkan tindakan operasi jantung dan ortopedi. Sementara itu, Brasil terkenal sebagai negara yang sering dikunjungi mereka yang menginginkan tindakan operasi kosmetik dan bedah plastik, termasuk operasi kosmetik pada payudara dan bokong.


Sedangkan bagi mereka yang tidak bisa berbahasa Inggris, negara-negara seperti Cina dan Taiwan bisa menjadi destinasi wisata medis untuk mendapatkan tindakan operasi kosmetik dan bedah plastik dengan harga terjangkau dan kualitas yang tak kalah. Begitu juga Korea Selatan yang menawarkan teknologi canggih dalam bidang medis serta memiliki staf medis yang sangat terlatih.


Keputusan untuk melakukan wisata medis dan mendapatkan penanganan medis di luar negeri, apalagi yang sangat jauh dari negara asal, memerlukan pertimbangan yang matang. Pelancong wisata medis harus melakukan peninjauan yang menyeluruh terlebih dahulu mengenai rumah sakit tujuan, tindakan yang ingin dilakukan, faktor keselamatan, akses yang aman, bila perlu termasuk juga rekomendasi dokter Anda agar wisata medis yang Anda rencanakan tak justru membahayakan.