Beritahati.com, Pontianak - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Pontianak melakukan penandatanganan kerja sama dengan Pemerintah Kota Pontianak untuk pemungutan Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU), Rabu (10/10/2018) di Hotel Mercure Kota Pontianak.


Menurut Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, kerja sama ini juga dituangkan dalam nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) serta ditandatangani oleh kedua belah pihak.


“Juga melakukan kerja sama dengan PLN untuk menata ulang kawasan-kawasan yang belum mendapat penerangan jalan. Saat ini, baru 46 persen PPJU yang menggunakan meteran, selebihnya menggunakan metode abonemen. Makanya kita akan terapkan meterisasi di setiap PPJU supaya lebih jelas berapa pemakaian listriknya,” ujar Wali Kota Pontianak.


Edi Rusdi Kamtono mengaku, PPJU itu yang membayarnya adalah masyarakat atau pelanggan PLN. Edi merinci, yang di mana setiap pelanggan dikenakan 9 persen dari pemakaian KWh listrik.


“Lalu kemudian PPJU yang dipungut PLN selanjutnya ditransfer ke rekening milik Pemkot Pontianak. Kita targetkan perolehan PPJU sebesar Rp 70 miliar per tahun. Target ini akan meningkat setiap tahunnya,” kata Edi Rusdi Kamtono.


Tak hanya itu, Edi Rusdi Kamtono mengakui jika di Kota Pontianak masih ada titik-titik atau lokasi minim penerangan jalan.


“Masih banyaknya kabel-kabel PPJU yang penempatannya terkesan serabutan, perlu ditata ulang sehingga rapi dan tidak merusak estetika keindahan kota. Kita juga akan menata kembali kabel-kabel PPJU dengan yang handal dan berkualitas baik,” jelas Edi Rusdi Kamtono.