Beritahati.com, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo memastikan bahwa seorang tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Eddy Sindoro telah menyerahkan diri kepada KPK hari ini.


Agus juga menjelaskan bahwa tersangka Eddy Sindoro diketahui sempat tinggal dan menetap di luar negeri. Eddy diduga melarikan diri setelah ditetapkan sebagai tersangka, dalam kasus suap atau gratifikasi yang dilakukan sejak Desember 2016.


Saat dikonfirmasi wartawan di Gedung KPK Jakarta, Agus menjelaskan adanya peran dari otoritas Pemerintah Singapura dalam proses penyerahan atau pengembalian tersangka Eddy Sindoro.


"Benar ada bantuan dari otoritas Pemerintah Singapura, terkait pengembalian tersangka Eddy Sindoro, yang bersangkutan sebelumnya telah dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena kabur atau melarikan diri ke luar negeri," jelas Agus, di Gedung KPK Jakarta, Jumat (12/10/2018).


Namun Agus belum bersedia menjelaskan secara detil dimana lokasi dan kapan waktunya tersangka Eddy menyerahkan diri. Agus menjelaskan bahwa penyerahan diri tersangka Eddy tersebut, juga dibantu sejumlah pihak terkait diantaranya Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI), Kedutaan, Imigrasi dan berdasarkan informasi dari masyarakat .


Kasus yang melibatkan Eddy Sindoro tersebut terungkap dalam kasus dugaan suap terhadap mantan panitera di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Edy Nasution. Tersangka Edy diduga telah menerima uang suap dari Doddy Ariyanto Supeno sebesar Rp 100 juta pada April 2015.