Beritahati.com, Yogyakarta - Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Sandiaga Uno melakukan silaturahmi dengan Raja Keraton Yogyakarta, sekaligus Gubernur DIY Sri Sultan HB X. Mantan Wakil Gubernur DKI ini, bersama dengan rombongan diterima oleh Sultan di Keraton Kilen.


Sandiaga yang menggunakan baju batik warna biru, berbincang secara tertutup dengan orang nomor satu di Yogyakarta sekitar 90 menit, bahkan wartawan dilarang masuk ke Keraton Kilen, yang merupakan kediaman Sri Sultan HB X.


Usai bersilaturahmi dengan Sultan, Sandiaga Uno mengatakan kedatangan dirinya tidak lain untuk meminta restu maju menjadi cawapres mendampingi Prabowo Subianto.


"Pak Sultan itu senior saya dan mentor saya. Kami berdiskusi mulai dari meniti karir di HIPMI, di Kadin sampai waktu maju menjadi Wagub DKI, saya juga minta doa dan restu beliau (Sultan). Dan saat maju menjadi cawapres 2019, juga memberi restu serta memberi pandangan-pandangan," katanya, Jumat (12/10/2018).


Sandi juga mengaku sempat berbincang tentang ekonomi saat ini, kebangsaan hingga penanganan bencana yang akhir-akhir ini melanda Indonesia.


"Tadi pertemuan tertutup empat mata selama hampir 90 menit. Pandangan-pandangan beliau tentang bagaimana merajut tenun kebangsaan, bagaimana cita-cita pendiri bangsa dan semangat kebhinnekaan," tuturnya.


Sultan kata Sandi juga berpesan, keberagaman adalah asa kita bersama. Keberagaman juga memastikan bangsa jangan terpecah belah.


"Demokrasi tidak boleh merusak sendi-sendi kearifan bangsa kita. Demokrasi hanya alat untuk menuju kemakmuran bangsa," katanya.‎