Beritahati.com, Jakarta - Sebulan setelah perhelatan akbar ajang olahraga Asian Games 2018, Kementerian PPN/Bappenas merampungkan Studi Dampak Ekonomi Asian Games 2018. laporan tersebut disampaikan Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, dalam Forum Merdeka Barat 9 "Meneropong Pasca Sebulan Asian Games 2018", di Gedung Bappenas, Jakarta, Selasa (16/10/2018).


Acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, serta Wakil Sekjen INASGOC Dendi T. Danianto.


Dalam acara tersebut disampaikan penyelenggaraan Asian Games 2018 berpengaruh terhadap kemacetan. Selama penerapan kebijakan ganjil-genap, terjadi penurunan waktu tempuh yang diasosiasikan dengan penurunan kemacetan sebesar 4,7%. Selama Asian Games, secara rata- rata terjadi tambahan penurunan waktu tempuh sebanyak 3,8%.


Hal ini bisa juga dipengaruhi karena rekayasa lalu lintas yang dilakukan kepolisian dan instansi terkait. Pada saat mendekati sejumlah pertandingan final, seperti pada cabang bulu tangkis dan basket yang diselenggarakan 24-28 Agustus 2018, kemacetan menjadi lebih besar dibandingkan awal periode maupun menjelang penutupan Asian Games.


Secara keseluruhan, selama Asian Games 2018 terjadi penurunan waktu tempuh pada semua venue acara kecuali di area Gelora Bung Karno. Penurunan waktu tempuh terbesar terjadi di venue Pulomas yaitu sebesar 10,5% sedangkan di GBK, terjadi peningkatan waktu tempuh hingga 3,1%.


Asian Games 2018 juga berpengaruh terhadap UKM, baik yang menjadi official partner, juga yang menjadi non official partner tetapi menjalin bekerja sama dengan pemerintah daerah dan BSN, serta UKM non official partner tetapi bekerja sama dengan Pemerintah Terbatas.


Sebagai contoh, UKM Du’anyam, wirausaha sosial yang memproduksi produk-produk hasil anyaman daun lontar dari Nusa Tenggara Timur yang mayoritas memperkerjakan perempuan dari daerah sekitar Flores Timur khususnya di Pulau Solor, berhasil menghasilkan 16.300 produk dan meraih peningkatan penjualan sebesar 66,7% dari penyelenggaraan Asian Games 2018.


Untuk memastikan produksi berjalan lancar, Du’anyam menambah 35 karyawan. Di Palembang, Pempek Honey yang menjadi supplier dan melakukan live cooking pada acara pemecahan rekor MURI, dalam rangka Asian Games 2018, berhasil menyajikan 18.818 porsi pempek ber-SNI pada 10 Agustus 2018.


Asian Games 2018 juga meningkatkan penjualan Pempek Honey sebesar 20%. Di Palembang, Pembangunan Light Rail Transit merupakan upaya pemerintah meningkatkan mobilisasi masyarakat dalam rangka perhelatan Asian Games 2018. Tercatat, 197.783 orang menjadi penumpang LRT selama Asian Games 2018.