Beritahati.com, Jakarta - Nekat mencuri demi memiliki handphone seorang pemuda berinisial FO (21), akhirnya dibawa ke Mapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat.


Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Iver Son Manosoh mengungkapkan kronologi aksi pencurian tersebut. Menurut Kompol Iver, kejadian pencurian terjadi di kamar kosan korban, (05/11), di Jalan Jembatan II Barat RT 004/10 Angke, Tambora Jakarta Barat.


Saat itu, korban (Safi'i) pergi untuk menemui saudaranya, dan meninggalkan kamar kosan dengan pintu digembok. Disaat bersamaan tersangka yang sudah mengawasi kosan, langsung turun ke bawah menuju kamar kosan korban.


Kemudian tersangka mengeluarkan kunci gembok yang sudah dipersiapkan, untuk membuka gembok pintu kamar korban.


Ketika ada yang cocok dan gembok bisa terbuka, tersangka langsung membuka pintu untuk masuk ke dalam kamar, dan menguncinya dari dalam dengan tujuan mencari barang berharga.



"Tersangka ini sudah mengawasi gerak gerik korban, ketika korban meninggalkan kamar kosan, tersangka langsung melancarkan aksinya," ungkap Kompol Iver Son, Rabu (07/11/2018).


Kompol Iver melanjutkan, ketika sudah berada di dalam kamar kosan, tersangka langsung membuka lemari dan melihat ada 1 (buah) ponsel merk Samsung yang masih terbungkus baru.


Tanpa berpikir panjang, tersangka langsung mengambilnya, saat mencari barang berharga lain ternyata korban kembali dengan mengetuk pintu kamar yang dikunci dari dalam.


"Mengetahui pintu kamarnya terkunci dari dalam, korban langsung mendobrak pintu, dan terkejut melihat tersangka berada di dalam. Tersangka tidak bisa mengelak lagi dan mengakui perbuatannya," lanjut Kompol Iver.


Sementara, Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Supriyatin mengatakan, atas kejadian tersebut pelaku berikut barang bukti, diamankan dan dibawa ke Polsek Tambora Jakarta Barat untuk proses lebih lanjut.



"Barang bukti yang kita amankan yaitu satu buah handphone merk samsung Galaxy J5 Pro, warna Gold berikut dengan dus terbungkus baru, 24 buah kunci gembok, dan gembok kamar," jelasnya.


Kini tersangka FO harus mempertanggung jawabkan perbuatannya, ia akan dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.