Beritahati.com, Yogyakarta - Petugas Reskrim, Polres Kulonprogo menangkap tiga orang tersangka kasus perjudian di Pos SAR Waduk Sermo, Yogyakarta. Di antara ketiga tersangka, salah satunya yaitu SRD seorang bapak yang hendak menikahkan ankanya, warga Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kulonprogo, DIY.


Gelaran pesta pernikahan anak perempuan SRD pun menjadi berantakan, akibat ia ditahan kepolisian dan tidak bisa menikahkan anak perempuannya. SRD terpaksa memberikan surat kuasa kepada wali untuk menikahkan anaknya.


Kejadian naas itu berawal saat SRD berencana membeli pisang raja sebagai salah satu persyaratan dalam tradisi pernikahan di masyarakat Jawa. Namun, saat SRD melintas di Pos SAR di pinggir Waduk Sermo, dia bertemu dengan beberapa temannya. Saat itu sebagian temannya tengah berjudi, dia pun kepincut dan ikut bermain menggunakan uang yang akan dipakai untuk membeli pisang.


“Rencananya saya mau membeli pisang, tetapi malah tertangkap,” ujarnya, Jumat (9/11/2018).


“Dulu saya pernah ditahan empat bulan, juga karena berjudi. Saya sedih sekali,” tambahnya.


Selain SRD, menurut Kasat Reskrim Polres Kulonprogo AKP Ngadi ada dua tersangka lain, yaitu STN (44) warga Gegunung Sendangsari, Pengasih Kulonprogo dan DWY (23) warga Sermo Tengah, Hargowilis, Kokap.


Pengungkapan ini berawal dari adanya laporan masyarakat jika di Pos SAR Sermo sering dipakai berjudi. Petugas buser yang mendapat laporan langsung bergerak cepat ke lokasi. Saat itulah ketiga tersangka sedang bermain judi remi. “Mainnya memang hanya bertiga dengan 8 kartu,” ujarnya.


Petugas mengamankan ketiga tersangka dengan barang bukti berupa uang Rp 688 ribu, tikar dan satu set kartu remi. Para tersangka akan dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.


“Informasinya disana sudah lama dipakai untuk berjudi, makanya kita lidik di lapangan,” katanya.