Beritahati.com, Jakarta - Sebanyak 38 ahli waris korban pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan laut karawang pada 29 Oktober lalu, telah menerima santunan dari PT. Jasa Raharja.


Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo mengatakan, penyerahan santunan dilaksanakan secara bertahap kepada ahli waris korban yang telah teridentifikasi oleh tim DVI Mabes Polri, Jumat (9/11/2018).


Seperti dilansir Antaranews.com, penyerahan santunan dilakukan tersebar di beberapa provinsi sesuai dengan domisili tinggal ahli waris, dan pemberian melalui Kantor Cabang Jasa Raharja.


38 ahli waris yang sudah menerima santunan di kantor Cabang Jasa Raharja, yaitu 11 orang di Bangka Belitung, 7 orang di Banten, 10 orang di DKI Jakarta, 4 orang di Jawa Barat, 2 orang di Sumatera Selatan dan masing masing sebanyak satu orang ahli waris di Jambi, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Barat.


Budi menjelaskan hingga saat ini, Jasa Raharja terus melakukan koordinasi dengan mitra terkait dalam pengembangan informasi terkait proses evakuasi korban Lion Air JT-610.


"Petugas kami telah membantu melengkapi 188 berkas administrasi ahli waris dengan mendatangi tempat kediaman, sekaligus menyampaikan turut prihatin atas musibah tersebut dan melakukan doa bersama dengan keluarga korban," kata Budi.


Meski telah memiliki 188 data lengkap ahli waris, penyerahan santunan selanjutnya akan dilakukan setelah hasil identifikasi korban dikeluarkan Tim DVI Mabes Polri. "Seluruh penyerahan diharapkan dapat dilakukan dalam waktu dekat," tandas Budi.