Beritahati.com, Jakarta - Presiden Jokowi hari ini menyerahkan 3.000 sertifikat tanah yang mencakup 1.738.742 meter persegi bidang tanah kepada warga Kabupaten Tegal, di Gelanggang Olah Raga Tri Sanja, Kabupaten Tegal, Jumat (9/11/2018).


Dalam kunjungannya Jokowi berjanji bahwa seluruh tanah di Tegal, Jawa Tengah akan memiliki sertifikat pada lima tahun ke depan.


"Akan kita rampungkan, tadi sesuai dengan yang disampaikan Pak Menteri BPN (ATR), tahun 2023 semuanya sudah disertifikatkan di Kabupaten Tegal," ujar Jokowi seperti yang dikutip Beritahati melalui laman Antaranews.com.


Jokowi menyampaikan, kepemilikan tanah wajib dibuktikan dengan adanya sertifikat hak atas tanah, sebagaimana Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Pokok-Pokok Agraria.


Menurut data pemerintah tahun 2015, dari 126 juta bidang tanah yang ada di Indonesia, baru kurang lebih 46 juta bidang tanah yang diakui hak miliknya. Hal inilah yang membuat banyak sengketa pertanahan di kalangan masyarakat, dunia usaha dan pemerintah.


Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Sofyan Djalil mengatakan, tahun ini pemerintah menargetkan 60.000 sertifikat tanah sudah dapat diserahkan pada masyarakat.


Sofyan pun menambahkan, tahun ini tujuh juta sertifikat harus keluar dari kantor BPN, dan target tahun depan sebanyak sembilan juta sertifikat harus keluar.