Beritahati.com, Jakarta - Persebaya Surabaya tampil trengginas kala jumpa Bali United. Meski bermain di kandang Serdadu Tridatu, namun Bajul Ijo tampil kesetanan. Tim asuhan Djajang Nurdjaman mempermalukan tuan rumah dengan skot telak 5-2.


Usai laga, pelatih yang karib disapa Djanur itu tak lupa mengucap syukur atas kemenangan ini.


"Usaha kami pada pertandingan ini dikabulkan Tuhan, bisa memenangkan pertandingan," kata Djanur, Minggu malam (18/11/2018).


Djanur mengapresiasi kinerja anak asuhnya di atas lapangan. Sejak awal ia menekankan agar bermain lepas, sama halnya ketika mereka bermain di kandang sendiri.


Jurus itu terbukti ampuh. Persebaya seperti mengamuk di hadapan pendukung tuan rumah. Apalagi, Green Force bermain dengan '12 pemain' karena ribuan suporter loyal mereka, Bonek, nampak menjejali Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, tak henti meneriakkan yel yel dukungan.


"Luar biasa keinginan pemain untuk menang. Mereka juga determinasinya tinggi. Dengan hasil ini Persebaya bertahan di Liga 1 musim depan. Sudah aman betul," katanya.


Saat ini yang menjadi fokus Djanur adalah memperbaiki posisi klasemen Rendy Irawan dan kawan-kawan. Usai mencukur Serdadu Tridatu, Bajul Ijo merangsek ke posisi tujuh klasemen. Jika sisa tiga pertandingan disapu bersih, bukan tak mungkin mereka akan finis di posisi lima besar klasemen.


"Tiga pertandingan sisa kami akan berupaya terus. Kami ingin finish di posisi lebih baik dari sekarang," katanya.
Sementara penggawa Bajul Ijo, Osvaldo Haay, berterima kasih kepada ribuan Bonek yang sudah memadati Stadion I Wayan Dipta Gianyar.


"Ini pengalaman luar biasa bagi saya. Hasil yang baik, kerja sama tim dan kerja keras semua pemain. David da Silva sangat membantu tim. Pemain asing sangat mengerti rekan-rekannya. Dia memang predator," katanya.