Beritahati.com, Jakarta - Baru saja beredar di Twitter seorang tahanan Polres Tomohon, Sulawesi Utara, mempraktikkan cara merusak gembok besi tebal hanya dengan menggunakan obeng.


Akun Twitter @SammiSoh yang mengunggah ini menulis, 'anak muda narapidana ini jelaskan bahwa sebuah obeng sederhana mampu membuka gembok yg dipakai di penjara. Apakah ini bisa diartikan bahwa pelarian bbrp napi melalui cara ini disengaja atau pun tdk disengaja oleh oknum tertentu?'


'Mohon penyelidikan & cara lain amankan napi2 kita'


Bersama ini diunggah pula video narapidana mencontohkan membuka gembok dengan obeng :




Sebelumnya, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) mencatat dengan jumlah tahanan sebanyak 200 ribu lebih dibandingkan kapasitas yang tersedia, penjara di Indonesia mengalami over capacity sepanjang 2018.


"Saat ini jumlah penghuninya terjadi peningkatan 24.197 orang dari total 256.273. Beberapa waktu yang lalu masih menyentuh angka 255 ribu. Sedangkan kapasitas hunian hanya 126.164," kata Menkum HAM Yasonna Laoly dalam refleksi akhir tahun di kantor Kemenkum HAM, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (27/12/2018).


Dia memaparkan bahwa jumlah narapidana laki-laki di seluruh Indonesia mencapai 241.402 atau 94 persen dari jumlah keseluruhan. Sedangkan jumlah napi anak tercatat 3.106 orang atau 1 persen dari jumlah keseluruhan.


Selama 2018, Kemenkum HAM juga sudah melakukan 8.410 kali penggeledahan di dalam lapas maupun rutan, hingga menyita beragam fasilitas seperti puluhan ribu handphone, narkotika, hingga uang tunai.


Berikut Hasil 8.410 Penggeledahan di Dalam Lapas yang Dilakukan Kemenkum HAM Sepanjang 2018 :


1. Ganja seberat 4.077 gram.
2. Sabu 458 gram.
3. Handphone sebanyak 21.241 unit.
4. Uang tunai Rp 648 juta.


Namun begitu, tahun ini Kemenkum HAM juga menaikkan anggaran biaya makan narapidana dari Rp 1,088 triliun menjadi Rp 1,391 triliun.


Selanjutnya, Yasonna juga menuturkan bahwa Jumlah napi yang mendapat remisi mencapai 196.303 orang, integrasi sebanyak 75.120 orang, serta melakukan pendampingan klien kemasyarakatan kepada 72.092 klien.