Beritahati.com, Jakarta - PT HM Sampoerna akan melakukan pendampingan dan pembinaan pertumbuhan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Bali. lewat edukasi kepada 1.190 usaha ekonomi kerakyatan. Mereka terdiri 1.110 peretail yang tergabung dalam Samperona Ritel Community (SRC) dan 90 UKM binaan.


Karena berada dalam daerah, pendampingan dan pembinaan dilakukan melalui program Trend atau Tourism based Retail Entrepreneurs Development yang diberikan berbeda dengan daerah lain. Program tersebut berfokus mencetak UKM dengan produk berupa oleh-oleh.


Di Tabanan, ada 60 SRC dan UKM binaan yang mengikuti program Trend. Dalam program itu, Sampoerna tidak memberikan suntikan modal sepeser pun. Pelaku UKM lebih diberikan pendampingan mulai dari produksi, penataan toko, pemasaran hingga manajemen keuangan.


Dalam pelaksanaannya, Sampoerna menggandeng Yayasan Bedo (Business & Export Development Organization). Sejak awal Oktober, Bedo mengedukasi program Trend kepada 90 UKM binaan yang tersebar di Tabanan, Buleleng dan Karangasem.


Manajer Program BEDO, Jeff Kristianto Iskandarsjah menjelaskan, pembinaan yang dilakukan antara lain meliputi pelatihan pengelolaan toko retail, trainer of trainers, pelatihan pemasaran, pengembangan produk lokal hingga dukungan pengembangan teknologi.