Beritahati.com, Jakarta - Satgas Antimafia Bola bentukan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian yang dihuni unsur-unsur dari Bareskrim dan Polda Metro Jaya, sudah menerima ratusan pengaduan mengenai dugaan pengaturan skor. Dan dari ratusan informasi yang masuk, 60 diantaranya sudah ditindaklanjuti ke tingkat penyelidikan.


"Sampai hari ini 278 informasi yang masuk ke satgas dan sudah ditelaah kembali. Masuk ke call center, kemudian kami analisa, dan yang layak ditindak ke tingkat penyelidikan ada 60 informasi pengaturan skor," terang Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Syahar Diantono, di Jakarta, Sabtu (5/1/2019).


Syahar mengatakan kasus tersebut kini ditangani di tingkat Polda dan Direktorat Tipikor Bareskrim Polri. Empat orang sudah ditetapkan sebagai tersangka.


"Terkait adanya info itu saat ini polda sudah melakukan upaya penyidikan, empat tersangka sudah kita tahan," ujarnya melanjutkan.


Menurut Syahar, informasi yang diterima Satgas umumnya terkait penipuan hingga pencucian uang. Banyak dari pelapor yang mengaku dicurangi mengenai hasil pertandingan.


"Sesuai dengan pengakuan pihak pelapor, kasus penipuan, penggelapan, tindak pidana suap, dan TPPU," sambungnya.


Mirisnya, para tersangka itu biasanya menawarkan kemenangan kepada pihak klub dengan syarat memberikan sejumlah uang. Namun tidak bisa direalisasikan oleh tersangka. Hasil pertandingan, kata Syahar, tidak sesuai kesepakatan, dan disitulah pidana penipuannya ditemukan.



Video : Yurike/Beritahati