Beritahati.com, Surabaya - Kasubdit V Cybercrime Kepolisian Daerah Jawa Timur AKBP Harisandi menyatakan, pemesan Vanessa Angel adalah pengusaha lokal berinisial R lewat mucikari untuk dijadikan teman kencan. Namun ia masih merahasiakan apa bisnis si pengusaha hidung belang tersebut.


Mengenai usia si pengusaha, Harisandi membeberkan pula bahwa sudh bapak-bapak dengan usia berkisar lebih kurang 50 tahun.


"Seorang bapak, usia 40-50 tahun," ujarnya merincikan.


Si pengusaha tersebut, kata dia, tetap dimintai keterangan oleh kepolisian dalam kapasitas sebagai saksi, sama seperti Vanessa dan Avriellia. Dan setelah dirasakan cukup dengan keterangannya, pengusaha itu diijinkan pulang dengan status wajib lapor, sambil menunggu perkembangan kasus ini selanjutnya.


Sebelumnya, Polda Jatim sudah menentukan dua tersangka sebagai mucikari, yakni wanita berinisial ES dan TN. Mereka berdua berperan menjajakan 'jasa kenikmatan' Vanessa kepada para pengusaha atau pria hidung belang di Indonesia lewat media sosial maupun aplikasi chat.


Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, dua mucikari itu dikenakan Pasal 27 ayat (1) jo Pasal 45 ayat (1) UU ITE dan Pasal 296 jo Pasal 506 KUHP.


Dan Vanessa Angel sudah boleh ulang dengan status wajib lapor, setelah hampir seharian menginap di Polda Jatim guna keperluan penyidikan.