beritahati.com, Jakarta - Salah satu alasan wajibnya menafkahi anak bagi orang tua adalah dikarenakan belum mampunyai anak dalam bekerja. Memberi nafkah merupakan kewajiban seorang ayah dengan memenuhi segala kebutuhan anak, mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki.


Dalam menafkahi anak sejatinya dikhususkan bagi ayah, namun kewajiban menafkahi menjadi gugur jika ibu atau orang lain terlebih dahulu memberikan kepada anak (tabarru’) keperluan dan kebutuhan sehari-harinya.


Kadar menafkahi anak tidak ditentukan dalam nominal uang
atau ukuran makanan, sebab kebutuhan masing-masing anak berbeda-beda berdasarkan usia dan gaya hidupnya.


Secara umum, komoditi yang diperlukan oleh anak biasanya meliputi makanan, minuman, pakaian dan tempat tinggal, serta kebutuhan-kebutuhan lain yang bersifat pokok.


Perlu diketahui yaitu tentang batas waktu kewajiban orang tua menafkahi yaitu saat anak sudah beranjak baligh dan telah mampu untuk bekerja maka orangtua pada saat demikian sudah tidak wajib untuk menafkahinya, meskipun pada saat itu anaknya masih belum mendapatkan pekerjaan.


Berbeda halnya ketika pendidikan anak ditempuh sambil bekerja, maka pendidikannya akan terbengkalai. Dalam
kondisi demikian orangtua masih wajib untuk menafkahi anaknya.