Beritahati.com, Tangerang - Muhammad Raysa Fadillah, bocah malang yang hanyut terbawa derasnya arus Kali Kebyuran, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang kemarin, sudah berhasil ditemukan oleh petugas BPBD setempat.

 

"Petugas sudah menemukan tadi jam 15.00 di Bendungan Polor, Jakarta Barat," kata Camat Karang Tengah Matrobin saat dilansit melalui TangerangNews pada Sabtu (2/2/2019) kemarin.


Korban yang masih duduk di bangku SD kelas SD 5 ini ditemukan oleh petugas gabungan BPBD, Basarnas dan Kepolisian di Kali Bendungan Polor setelah sempat hanyut terbawa arus banjir sejauh 5 kilometer dari Kali Kebyuran.


"Korban terseret arus lebih kurang 5 kilometer," ujarnya.


Matrobin mengatakan, pencarian bocah laki-laki berusia 11 tahun ini pun dilakukan sejak korban dinyatakan hilang pada Jumat pukul 16.00 WIB hingga berhasil ditemukan pada Sabtu pukul 15.00 WIB.

 

Saat ditemukan, korban dalam kondisi meninggal dunia. Kini jenazahnya telah dievakuasi oleh petugas. Kata Matrobin pula, korban akan langsung dimakamkan pada Malam ini di TPU kawasan Karang Tengah.


"Korban sudah dibawa ke rumah duka, dan akan dimakamkan malam ini juga," tuturnya.


Diketahui sebelumnya, bocah malang ini hanyut terbawa arus Kali Gebyuran saat sedang bermain di komplek Karang Tengah Permai bersama tiga orang temannya tanpa menghiraukan Kali Kebyuran yang meluap akibat hujan deras di wilayah tersebut pada Jumat (1/2/2019) lalu.


Ketua RW setempat, Nurhasan mengatakan, saat air menggenang di wilayah ini terdapat banyak anak kecil yang bermain di lokasi banjir. Kala itu empat orang anak sengaja mendatangi banjir di perumahan ini.

 

“Dia (Raysa) bersama dengan tiga orang temannya bermain di tempat banjir,” ungkapnya, Sabtu.


Namun demikian saat itu, banjir yang juga menimbulkan derasnya aliran air di sungai tersebut mengakibatkan salah seorang anak yang bermain tersebut ikut hanyut terbawa aliran sungai. Setelah terseret arus, kata Nurhasan, ke tiga orang teman korban pun langsung meminta bantuan kepada warga sekitar.