Beritahati.com, Bogor - Aksi grebek pasar dilakukan Relawan Jokowi - Ma'ruf dari Posko Relawan Rakyat (Posraya) Indonesia wilayah Kabupaten Bogor, mengambil lokasi di Pasar Citeureup, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Minggu (3/2/2019). 


Aksi ini sebagai tanggung jawab serta respon atas jawaban masyarakat Bogor yang menginginkan Jokowi dua periode, ungkap Muhammad Barkah, Ketua DPC Posraya Indonesia wilayah Bogor, Jawa Barat.


"Kami menguatkan pilihan masyarakat sekaligus membangkitkan optimisme pada pilihan Jokowi - Ma'ruf, kelihatannya sunyi-sunyi saja di masyarakat, namun setelah kami turun, antusiasme masyarakat dan pedagang pasar pada pilihan paslon 01 justru pecah total mendukung aksi tersebut," tambah Barkah.


Hal tersebut diamini para pedagang yang merasa jauh dari hingar bingar kampanye.


"Kami menunggu hal ini, ada relawan datang kami senang dan semangat buat pilih bapak Jokowi dan Kyai Ma'ruf karena ada kawan yang sama, sebelumnya sepi ramenya cuma di internet medsos, kalau presiden baru ini malah relawan yang datang dan disambut," ungkap Muhammad Akbar (36 th), pedagang sayur di los belakang Pasar Citeureup.


Aksi dilakukan dengan membagikan bunga kertas sebagai simbol pilpres damai, tak lupa pembagian alat peraga kampanye (APK) seperti kaos, kalender, stiker serta beberapa alat peraga kampanye lainnya. Menurut pantauan, relawan bahwan sampai beberapa kali bolak balik masuk pasar hanya untuk membawa APK yang ludes oleh masyarakat dan pedagang.


Sementara itu, Koordinator Nasional Posraya Indonesia yang turut serta dalam aksi, Hamdhani W.P menyatakan grebek pasar merupakan gagasan sederhana namun mengena. Sebagai pokok kegiatan ekonomi masyarakat, pasar membuktikan perputaran ekonomi terus berjalan dengan harga yang normal dan tidak punah.


Sayur melimpah, stok daging terjaga, sembako hingga bumbu dapur tersedia komplit dan tentunya harganya pasti ala pasar yang murah meriah.


Secara terpisah, Ketua Umum Posraya Indonesia, Jefri Gunawan, mengapresiasi dukungan masyarakat dan pedagang. Turun ke masyarakat tanpa momentum dan rutin menyambangi pemuda-pemuda untuk turut dalam perubahan kerap menjadi jargon. Aksi ke pasar tersebut merupakan rangkaian dan aksi serempak.


"Aksi ini merupakan rangkaian dan dilakukan serempak di pasar-pasar wilayah Jawa Barat, Jakarta dan Banten. Hormat kami untuk dukungan luar biasa masyarakat dan pedagang Citeureup, " ujar Jefri.


Menurut Jefri, hanya optimisme yang bisa memenangkan sekaligus menjadi kunci aksi, dibanding hanya cuap-cuap hingga jadi artis medsos. Turun aksi itu yang berani, kelihatan interaksi dan reaksi.


"Sejauh ini dan dari pasar-pasar sebelumnya, kami mendapat reaksi didukung dengan luar biasa. Kalau tidak pastinya kita sudah diusir pedagang dan masyarakat," tutupnya.