Beritahati.com, Jakarta - Pelatih timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri, mengaku kecewa dengan penampilan tim kedua saat beruji coba melawan Bhayangkara FC, Rabu (06/02/2019) lalu.



Bertanding di Stadion Patriot Chandrabhaga, timnas U-22 Indonesia dan Bhayangkara FC bermain imbang 2-2. Indra Sjafri menyoroti penampilan pemain yang diturunkan pada babak kedua karena tak bisa mempertahankan keunggulan dua gol hingga menit ke-75.



"Tim satu build-up lebih rapi, lebih progresif. Tim kedua yang bermain pada babak kedua bermain dengan counter-attack tapi transisinya lambat," kata Indra Sjafri dikutip dari BolaSport.com.



"Begitu mereka menunggu, lalu counter, dan build-up. Saat kiper sudah build-up, tetapi bola dikembalikan ke kiper, nah ini konyol," ujarnya menambahkan.



Meski begitu, Indra Sjafri juga menyebut hal-hal positif yang ditunjukkan tim kedua.



"Dari tim satu dan tim dua ada kekurangan dan kelebihan. Ada beberapa hal yang harus diperbaiki baik individu, taktiktal, dan gim tactical game model," tutur Indra.



"Mereka sudah memperlihatkan kapan harus defence, attack, dan transisi. Masih perlu perbaikan ke depan," ucap mantan pelatih Bali United itu.



Selanjutnya, timnas U-22 Indonesia akan kembali menggelar ruji coba melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Minggu (10/02/2019).



Dua uji coba ini merupakan bagian dari persiapan timnas U-22 Indonesia sebelum terbang ke Kamboja untuk mengikuti Piala AFF U-22 2019.



Setelah uji coba melawan Arema FC, Indra Sjafri akan memutuskan 23 pemain yang akan dibawa ke Kamboja. Saat ini, skuad timnas U-22 Indonesia berisi 30 pemain yang sudah mengikuti pemusatan latihan sejak awal Januari.