Beritahati.com, Jakarta - Tanpa disadari, sebenarnya seorang pekerja di commuter line tak memiliki cukup waktu untuk beristirahat. Ditambah lagi dengan polusi serta berbagai kuman penyebab penyakit selama dalam perjalanan, hal tersebut dinilai berimbas pada peningkatan risiko terjadinya gangguan kesehatan pada pekerja commuter line (komuter) itu sendiri.


Seperti dilansir dari Alodokter, berikut Cara Menjaga Daya Tahan Tubuh dan Mencegah Penyakit untuk Pekerja Komuter :


Masalah Kesehatan yang Mengintai para Komuter
Jadwal yang padat dan mengikat, kerap membuat komuter mengabaikan kesehatannya. Padahal ada beragam masalah kesehatan yang mengintai para komuter. Berikut beberapa di antaranya:


Mudah terserang penyakit
Karena perjalanan yang jauh, para komuter seringkali tidak mendapatkan istirahat yang cukup, sehingga daya tahan tubuh pun akan menurun. Perubahan cuaca, paparan asap, debu, kotoran, dan kuman juga meningkatkan risiko terjadinya gangguan kesehatan. Batuk, pilek, flu, radang tenggorokan, dan berbagai infeksi saluran pernapasan merupakan penyakit yang sering dialami para komuter.


Mudah lelah
Aktivitas sehari-hari, disertai dengan perjalanan jauh yang harus ditempuh para komuter, membuat mereka jadi lebih mudah lelah atau kelelahan. Kondisi ini dapat menyebabkan pusing, sakit kepala, kehilangan nafsu makan, dan daya tahan tubuh yang menurun. Tentunya hal ini dapat mengganggu produktivitas para komuter.


Stres
Kemacetan dan kondisi dalam kendaraan umum yang penuh sesak dapat membuat para komuter mengalami tingkat stres yang tinggi. Stres dapat menimbulkan gejala fisik seperti sakit kepala, sakit perut, hingga gangguan tidur. Bahkan dalam jangka panjang, stres dapat memengaruhi daya tahan tubuh sehingga lebih mudah sakit.


Untuk itulah para komuter perlu menjaga pola hidupnya, demi menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh. Supaya tetap dapat aktif dan produktif, bebas dari penyakit.


Cara Menjaga Daya Tahan Tubuh
Agar para komuter tidak mudah mengalami gangguan kesehatan, ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, yaitu:


Menerapkan pola makan sehat
Bekerja lintas kota dan provinsi membuat waktu begitu terbatas, termasuk untuk makan. Daripada jajan sembarangan, sebaiknya Anda membawa bekal bergizi dari rumah agar dapat menerapkan pola makan sehat. Selain karbohidrat dari nasi atau kentang, dan protein dari daging maupun telur, perbanyaklah konsumsi sayur, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian, untuk memenuhi kebutuhan nutrisi sehingga daya tahan tubuh tetap prima.


Olahraga secara rutin
Para pekerja komuter biasanya kurang memiliki waktu untuk olahraga. Coba luangkan waktu sejenak untuk melakukan olahraga ringan di kantor. Selain itu, usahakan untuk lebih banyak bergerak, misalnya dengan naik turun menggunakan tangga ketimbang lift, atau turun dari kendaraan dengan jarak yang lebih jauh, lalu meneruskan dengan berjalan kaki sampai ke kantor.


Hindari stres
Para komuter memiliki tingkat stres yang lebih tinggi. Penting untuk mengelola stres dengan baik agar perjalanan yang ditempuh tidak terasa terlalu menyiksa. Cara menghindari stres di jalan di antaranya berbincang dengan sesama komuter atau mendengarkan musik yang disukai.


Berhenti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol
Kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol, dalam jangka panjang dapat berpengaruh terhadap imunitas tubuh. Disarankan untuk berhenti merokok dan mengonsumsi minuman keras agar imunitas tubuh lebih terjaga.


Istirahat yang cukup
Tidur yang cukup bermanfaat baik untuk kesehatan fisik dan juga psikis. Sebaliknya, kurang tidur dan stres berlebih dapat meningkatkan produksi hormon stres yakni kortisol, dan dalam jangka panjang dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh.
Selain menerapkan gaya hidup di atas, bila perlu Anda juga dapat mengonsumsi suplemen sesuai anjuran dokter, untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Suplemen yang direkomendasikan untuk meningkatkan daya tahan tubuh biasanya mengandung:


Multivitamin
Anda dapat memilih suplemen multivitamin yang mengandung berbagai macam jenis vitamin, seperti vitamin C, D, dan B. Ketiga vitamin ini bermanfaat sebagai nutrisi untuk sel-sel imun, sehingga dapat menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh, agar para komuter tidak mudah terserang penyakit.


Mengandung zinc
Kandungan mineral, khususnya zinc, memiliki peranan yang penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Bukan hanya itu, zinc juga berperan dalam menjaga kesehatan pencernaan dan fungsi saraf.