Beritahati.com, Jakarta - Beberapa orang dalam kondisi rambut masih basah sesudah keramas atau karena berkeringat sering tidak mengindahkannya dan langsung tidur, apalagi kalau fisik sedang lelah-lelahnya. Namun membiasakan diri tidur dengan rambut basah bisa memicu berbagai masalah kesehatan seperti di bawah ini.



Kerusakan Rambut


Apakah Anda cukup sering mencuci rambut tepat sebelum tidur, lalu tanpa mengeringkannya Anda lanjut tidur? Jika Anda tak ingin rambut kehilangan kekuatan dan kesehatannya, maka Anda perlu menghindari kebiasaan seperti ini. Rambut lebih gampang rontok dan rusak ketika Anda terlalu sering tidur dalam kondisi rambut masih basah.



Rambut Berminyak


Rambut yang masih basah dan lembab sebaiknya dikeringkan dulu sampai kering barulah tidur karena kalau tidak, tidur dengan rambut basah apalagi berjam-jam bisa meningkatkan kelebihan minyak dan lemak. Jadi, jangan heran kalau Anda kemudian bangun lalu mendapati tekstur rambut Anda kemudian lengket-lengket dan bukannya menjadi kering karena ditinggal tidur.



Sakit Kepala


Rambut basah yang disebabkan oleh hujan lalu tanpa mengeringkannya langsung tidur justru bisa membuat kepala pusing. Ini karena adanya bakteri-bakteri pada kulit kepala dan rambut yang bisa berkembang cukup cepat sehingga mampu menyebabkan sakit kepala.



Infeksi pada Kulit Kepala


Infeksi virus dan bakteri sangat berpotensi terjadi pada kulit kepala yang berada dalam keadaan basah. Ketika kulit kepala terkena infeksi, maka rasa pusing otomatis bakal timbul yang hanya bisa akan hilang kalau Anda mengeringkan rambut dan kulit kepala. Meski begitu, infeksi tak hanya menimbulkan sakit kepala, tapi juga dapat memicu ketombe hingga masalah kulit lain yang ditandai dengan rasa gatal berlebihan.



Otot Nyeri


Mungkin sepintas kita mengira bahwa otot tidak ada hubungannya dengan tidur pada kondisi rambut masih basah, padahal sebenarnya sangat ada. Rambut yang masih lembab ada kaitannya dengan perubahan suhu yang tubuh kita hasilkan di mana hal ini mampu menjadi pemicu gangguan aliran darah yang pada akhirnya menimbulkan rasa tegang di bagian otot hingga berpotensi kejang.



Gampang Flu


Dilansir dari laman Kompas Lifestyle, menurut kutipan dari laman New Health Advisor, saat rambut masih basah lalu sengaja dan bahkan dibiasakan untuk tidur khususnya di ruangan dingin justru bisa melemahkan tubuh dan memudahkan virus untuk menyerang. Virus flu adalah yang paling rentan terjadi pada kasus ini.


Jadi, teorinya adalah terjadi penyempitan di sistem pembuluh darah tenggorokan serta hidung ketika tubuh terpapar udara dingin. Oleh sebab itu, dengan kondisi rambut lembab lalu tidur di ruangan dingin selama beberapa jam mampu memudahkan virus flu untuk menyerang tubuh, apalagi kalau hal ini dilakukan sering-sering.



Alergi


Selain flu, alergi juga bisa mudah terjadi atau bahkan kambuh pada orang-orang yang punya riwayat kesehatan satu ini. Suhu tubuh berubah saat tidur dalam kondisi rambut lembab atau basah sehingga sistem daya tahan tubuh menjadi turun. Saat tubuh lemah, bakteri maupun virus akan sangat gampang mengenai tubuh seperti dilansir dari laman Liputan 6.



Radang di Kulit Kepala


Rambut basah yang tidak dikeringkan dulu sebelum tidur lalu dengan sengaja tidur dalam kondisi demikian hanya akan memperbesar potensi terkena radang pada bagian kulit kepala. Biasanya, gejala yang timbul dan dirasakan antara lain kulit kepala menjadi bengkak sekaligus gatal-gatal yang bahkan terus terjadi saat rambut telah kering.



Jika efek-efek negatif tersebut tak ingin Anda alami, pastikan bahwa Anda keringkan dengan benar rambut Anda sebelum beranjak tidur. Gunakan alat pengering rambut apabila Anda merasa terlalu lama jika menunggu rambut kering dengan sendirinya. Hindarilah kebiasaan tidur dengan rambut basah supaya konsekuensi tersebut tidak harus Anda hadapi.