Beritahati.com, Jakarta - Saat musim hujan, makanan hangat berkuah merupakan hidangan yang cocok untuk dinikmati. Di Indonesia, makanan berkuah, misalnya mie ayam mudah didapatkan. Tak sekadar mengisi perut, namun nikmat disantap saat hujan.



Mie ada banyak variasi di Indonesia. Demikian juga di Korea, mie merupakan makanan populer dengan variasi hidangan.



Kuliner Korea memadukan mie yang disiram dengan saus pasta kacang kedelai hitam, Jajangmyeon. Kuliner ini juga berhubungan dengan gaya hidup untuk para lajang. Jajangmyeon disantap pada 14 April, atau dikenal sebutan Black Day. Para lajang menyantap mie itu sebagai ekspresi diri mereka yang sedang muram karena percintaan.



Kemudian ada juga sup makanan laut dengan campuran mie, jjamppong. Maka sajian Jjamppong pun menjadi kuliner mie kuah lengkap dengan makanan yang bersumber dari laut, yaitu cumi dan udang. Bahan mie ini menggunakan tepung gandum. Jjamppong disajikan dengan sensasi rasa yang pedas bubuk lada merah, atau gochugaru.



Ada juga mie dengan ciri khas banyak kecambah dan biji wijen untuk menambah kelezatan, Jjolmyeon. Kuliner Jjolmyeon ini dipadukan dengan gochujang, saus yang menggunakan bahan beras ketan dan fermentasi bubuk cabai. Saus ini agak mirip dengan sriracha yang rasanya pedas.