Beritahati.com, Jakarta - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyatakan, bahwa pihaknya telah menerima Surat Presiden tentang penunjukan wakil pemerintah untuk membahas 3 (tiga) Rancangan Undang Undang (RUU), yakni :


1. RUU tentang Minyak dan Gas Bumi;
2. RUU tentang Pengesahan Perjanjian antara Republik Indonesia dan Republik Islam Iran tentang Ekstradisi; dan
3. RUU tentang Pengesahan Perjanjian antara Republik Indonesia dan Republik Islam Iran tentang Bantuan Timbal Balik dalam Masalah Pidana.


"Meskipun kita akan memasuki masa-masa akhir periode keanggotaan 2014-2019, kami tetap optimis untuk dapat menyelesaikan pembahasan RUU tersebut bersama dengan Pemerintah. Kita akan terus mengatur manajemen persidangan dengan baik, sehingga tugas-tugas konstitusional Dewan tetap dapat berjalan sebagaimana mestinya. Dan kita akan sampai pada penghujung masa jabatan ini dengan meninggalkan legacy yang membanggakan bagi bangsa, negara dan rakyat Indonesia," terang Ketua DPR RI Bambang Soesatyo dalam Rapat Paripurna DPR RI Penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2018-2019 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/2/2019).


Namun begitu, dirinya sempat menyampaikan sedikit masukan kepada pemerintah, bahwa diluar pencapaian dan keharmonisan yang terbangun selama ini, masih ada hal-hal yang perlu diperhatikan bahkan harus diperbaiki.


Sebagai wujud komitmen terhadap perjuangan aspirasi rakyat, kata Bamsoet dalam pidatonya, di tengah kesibukan para anggota Dewan berkampanye di dapilnya masing-masing, selama Masa Persidangan III ini telah berupaya untuk bekerja secara optimal dalam menyelesaikan tugas-tugas konstitusional sesuai dengan harapan rakyat.


"Namun demikian sungguh sangat disayangkan, upaya yang sungguh-sungguh tersebut tidak diiringi dengan komitmen yang sama dari Pemerintah. Seringkali Rapat-rapat yang dilaksanakan oleh DPR bersama dengan Pemerintah terkendala karena ketidak-hadiran Pemerintah, baik dalam pembahasan RUU maupun pelaksanaan fungsi pengawasan yang dilakukan oleh Alat Kelengkapan DPR," tutur Ketua DPR RI melalui isi pidatonya.