Beritahati.com, Jakarta - Dalam rangka ikut memperjuangkan kepentingan nasional Indonesia di dunia internasional serta sesuai dengan fungsi diplomasi parlemen, delegasi DPR telah berpartisipasi dalam 2 agenda penting Organisasi Parlemen Regional, yaitu the 27th Annual Meeting of the Asia Pacific Parliamentary Forum (APPF), tanggal 13–18 Januari 2019 di Kamboja, dan Asian Parliamentary Assembly (APA) Standing Committee Meeting on Social and Cultural Affairs, yang berlangsung pada tanggal 12 Februari 2019 baru-baru ini di Thailand.


Hal tersebut diungkapkan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo melalui pidato Rapat Paripurna DPR RI Penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2018-2019 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Dalam Sidang Tahunan ke-27 APPF, delegasi DPR RI telah memperjuangkan berbagai gagasan, antara lain mengenai pentingnya pertumbuhan yang inklusif di tengah berkembangnya proteksi perdagangan, peran parlemen dalam meningkatkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, serta pentingnya kawasan yang aman dari terorisme dan kejahatan transnasional.


"Saya atas nama Pimpinan DPR memberikan apresiasi kepada seluruh Anggota DPR yang terus bekerja keras mewujudkan DPR modern yang berwibawa dan dicintai oleh rakyat. Meskipun kita semua disibukkan dengan masa-masa kampanye Pileg dan Pilpres yang membutuhkan energi dan pikiran, serta menyita waktu kita semua," terang Ketua DPR RI yang karib disapa Bamsoet tersebut.


Bertepatan dengan momen paripurna, pimpinan DPR juga mengumumkan kepada seluruh rakyat Indonesia, bahwa mulai 14 Februari sampai dengan 3 Maret 2019, DPR memasuki Masa Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2018-2019.


"Masa reses merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi kepada wakil-wakilnya, khususnya di daerah pemilihannya masing-masing. Kami ucapkan Selamat Bekerja, Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan hidayah dan kekuatan bagi kita semua dalam menjalankan tugas-tugas konstitusional serta memperjuangkan aspirasi rakyat demi kemaslahatan bangsa dan negara," tandas Bamsoet.