Beritahati.com, Jakarta - Direktorat Jenderal (Ditjen) Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menemukan 422 kontainer kayu ilegal asal Kepulauan Aru, Maluku sejak Desember 2018 hingga Februari 2019. Dan saat ini statusnya sudah diamankan di Provinsi Jawa Timur.


Menanggapi hal tersebut, Ketua DPR RI meminta Ditjen Penegakan Hukum KLHK bersama Kepolisian RI untuk mengusut pihak-pihak yang terlibat dalam peredaran kayu ilegal tersebut.


"Diikuti proses penetapan melalui pengadilan terhadap 422 kontainer kayu ilegal yang disita untuk negara," terang Bamsoet melalui pernyataan resminya kepada wartawan, Selasa (26/2/2019).


Tak cukup sampai disitu, Bamsoet juga mendorong KLHK melalui Polisi Hutan dan Jagawana untuk meningkatkan pengawasan dan melakukan patroli terhadap pembalak-pembalak liar guna tetap menjaga kelestarian hutan termasuk hutan lindung, serta tetap terus berkomitmen dalam memberantas peredaran kayu ilegal.


"Saya mendorong lembaga peradilan untuk menerapkan sanksi sesuai dengan perundangan yang berlaku di Indonesia terhadap kasus-kasus yang telah mendapatkan kekuatan hukum tetap (incraht) untuk segera dilakukan eksekusi," tegas Ketua DPR RI Bambang Soesatyo.