Beritahati.com, Depok - Untuk kondisi capaian target indikator pendidikan kelulusan di Kota Depok saat ini 11,5 tahun, berkisar hanya sampai kelas 2 SMA/SMK. Untuk itu, dibutuhkan motivasi serta keberadaan konsultan pendidikan untuk meningkatkan indikator tersebut.


"Kalau ingin maju dan dapat bersaing dengan kota lain di Indonesia jelas indikator kelululsan pendidikan generasi muda tidak hanya sampai di kelas 2 SMA/SMK tapi minimal sampai D 3 dan S 1," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok,Thamrin didampingi Direktur Ghama d’leader School (GDS) Group, Acep Al Azhari saat meresmikan Lembaga Konsultasi Pendidikan Hacordeducate di gedung A2C, Jl. Raya Limo, Kel. Krukut, Kec. Limo, Depok, Sabtu (2/3/2019).


Kehadiran dan keberadaan lembaga konsultan pendidikan seperti Hacordeducate diharapkan dapat memberikan capaian target indikator pendidikan sesuai dengan RPJMD Kota Depok. Paling tidak angka atau indikator kelulusan warga Depok tidak hanya kelas 2 SMA saja tapi mencapai D3, sarjana atau S1 bahkan kalau perlu mencapai S2, tuturnya.


Sementara itu, Direktur Ghama d’leader School (GDS) Group, Acep Al Azhari, mengatakan berdirinya Hacordeducate menjadi bagian dari sebuah ekosistem bertujuan mengantarkan siswa/siswi lulusan SMA/SMK untuk bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia.


"Saat ini Hacordeducate konsentrasi memberikan bimbingan belajar masuk Universitas Indonesia (UI) dan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN)," ujarnya.


bahkan pihaknya juga terus melakukan kerjasama dengan universitas di luar negeri seperti Taiwan, Jepang dan Thailand untuk memberikan kesempatan kepada pelajar SMA/SMK mendapatkan bea siswa.