Beritahati.com, Jakarta - Pendapat yang mengatakan bahwa masa SMA adalah masa yang paling indah tampaknya benar-benar dirasakan Ayu Ting Ting. Bersama salah seorang sahabatnya yang bernama Caca, pedangdut 26 tahun itu mengungkap momen seru dirinya saat masih duduk di bangku SMA.


Dalam video bertajuk Bincang Bareng Sahabat Sampe Bahas Mantan Pacar Bunda! yang diunggah Ayu Ting Ting di saluran Youtube-nya, Selasa (12/3) kemarin, keduanya membeberkan dosa masa lalu yang mungkin banyak dilakukan anak-anak sekolah. Salah satunya yakni bolos.


"Berapa kali ya ca? Kayaknya kita pas kelas dua, kelas tiga sering bolos ya," kata Ayu Ting Ting.


Dan ada satu momen bolos yang tak terlupakan bagi Ayu Ting Ting. Kala itu di bulan Ramadhan, Ayu bersama sahabat-sahabatnya memutuskan bolos di tengah pelajaran. Lucunya, lantaran geng sekolah Ayu beranggotakan 12 orang, maka proses bolos pun dilakukan secara bergantian.


"Hal yang paling bandel yang gue lakuin seumur hidup gue pada saat gue SMA sama teman-teman kita nih, kita cabut..." ungkap pelantun "Alamat Palsu" itu.


"Kita cabut itu gantian. Karena kita satu geng ada 12 orang, jadi kita mau cabut itu janjian dulu, setengah-setengah," sambung Caca.


Dari Depok, mereka menuju Kota Tua menumpangi kereta. Tidak hanya bolos sekolah, hari itu pun Ayu Ting Ting dan sahabat-sahabatnya sampai membatalkan puasa.


"Waktu itu enggak ada guru. Udah gitu, tembok di belakang sekolah itu bolong. Jadi bisa langsung lewat situ, manjat lewat situ ada bolongan jadi kita keluar. Itu puasa-puasa ya ca?" cerita janda satu anak itu dengan semangatnya.


"Iya, kita ke Kota Tua naik kereta," sahut Caca.


"Ke museum Fatahillah naik kereta. Dari yang tadinya enggak batal puasa sampai batal. Udah terlanjur," lanjut Ayu.


Mantan kekasih Shaheer Sheikh itu pun lantas berseloroh soal perilaku buruknya semasa sekolah. "Ya itu jangan diikutin ya, tapi kalau mau dicoba boleh," ujar Ayu lantas tertawa terbahak-bahak.


Selain bolos, ada satu kebiasaan yang dilakukan Ayu Ting Ting dan geng-nya, selalu mengerjakan PR di sekolah. Dan jika ada salah satu di antara mereka yang diam-diam mengerjakan PR di rumah, yang lainnya akan kompak memusuhi.


"Yang jelas, di antara geng kita itu semuanya 12 orang tidak pernah mengerjakan pekerjaan rumah alias PR. Karena kita dateng pasti pagi ke sekolah dan kita ngerjain bareng-bareng. Pokoknya kalau ada satu orang ngerjain PR di rumah, oh langsung kita musuhin gitu," tegas Ayu.