Beritahati.com, Denpasar - Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan jika partainya akan konsisten menjalankan strategi double track atau rel ganda untuk sukses Pileg dan Pilpres 2019.


Intinya, kata AHY, pada perhelatan Pileg nanti Dwmokrat ingin minimal mempertahankan perolehan yang diraihnya pada Pemilu 2014 silam.


"Kami ingin paling tidak bertahan di double digit, walaupun bolehlah kalau kami punya harapan mendapat raihan suara lebih besar dibanding 2014," kata AHY pada sesi meet the press usai safari politiknya selama dua hari di Pulau Bali, Sabtu (16/3/2019).


Pada Pemilu 2009, Partai Demokrat pernah menjadi pemenang pemilu meski dengan kondisi spesial kala itu. SBY yang notabene presiden sejak tahun 2004 kembali mencalonkan diri kala itu.


"Sebagai presiden yang kembali maju menjadi incumbent, Pak SBY sangat populer dan dicintai rakyatnya. Dengan sendirinya ada efek bawaan atau efek ekor jas bagi Partai Demokrat. Makanya (perolehan suara Partai Demokrat) melambung sampai 21 persen ketika itu," ujarnya.


Pada Pemilu 2019, AHY mengaku Partai Demokrat menyadari jika tak ada kader tulennya yang ikut dalam kontestasi menjadi calon presiden atau calon wakil presiden.


"Tapi sekali lagi kami tidak berkecil hati, karena kami punya figur Pak SBY sebagai figur resprospektif dan terbukti 10 tahun menjadi presiden menorehkan hasil baik untuk negeri ini. Tidak semua partai punya presiden. Dan, kami juga dengan rendah hati mengatakan kami punya figur masa depan," kata AHY.


Putra sulung SBY itu tak menampik jika ia menjadi salah satu figur masa depan seperti disampaikannya itu. Namun, AHY menyebut tak hanya dirinya saja, namun banyak figur di Partai Demokrat yang menjadi bagian dari generasi baru dan masa depan Partai Demokrat.


"Tidak hanya diri saya sendiri, tetapi juga saya dan teman-teman lain kader Demokrat di seluruh Tanah Air juga menjadi bagian generasi baru dan masa depan Partai Demokrat. Oleh karena itu, kami punya optimisme masyarakat harus kita dekati dan kita menangkan hati dan pikirannya, sehingga memberikan support dan doa bagi Partai Demokrat untuk berjuang di manapun, yang tentu semua itu akan dedikasikan untuk kepentingan rakyat," terang AHY.