Beritahati.com, Jakarta - Bulan ini, Aura Kasih meluncurkan film anyar The Sacred Riana Beginning. Dalam film itu ia memerankan guru konseling bernama Klara. Aura Kasih mengklaim, film The Sacred Riana Beginning digarap serius oleh sineas Billy Christian. Syuting dilakukan selama 3 minggu. Salah satu adegan paling susah, saat Aura Kasih diminta lari dari kejaran teror. Adegan itu diambil dari jam 8 malam sampai 4 pagi.


Aura Kasih mengakui, tiga tahun terakhir, genre horor sedang diminati publik. Di sisi lain, jumlah penonton film Indonesia melonjak signifikan. Aura Kasih menilai fenomena ini kemajuan yang patut diapresiasi. "Dulu jumlah produksi sedikit. Sekarang, menurut saya, rumah produksi jangan saling bersaing dalam konteks negatif. Sebaiknya bahu-membahu agar industri ini makin maju," ungkap Aura Kasih yang dikutip melalui tabloidbintang.com.


Tujuh tahun lalu, kata Aura Kasih, film horor identik dengan adegan esek-esek. Sekarang, horor bisa berdiri sendiri tanpa unsur seks. Kisahnya beragam dari kisah nyata, sosok yang masih hidup, atau novel. Meski demikian, Aura Kasih tidak lantas menerima semua tawaran film yang menghampirinya. Seleksi tetap dilakukan dengan mempertimbangkan 3 hal.


"Saya ingat betul terjun ke layar lebar tahun 2010 lewat film Asmara Dua Diana bersama Jamie Aditya dan Luna Maya. Tahun 2017 saya kembali ke layar lebar. Saya sangat selektif memilih film. Saya mempertimbangkan rekam jejak rumah produksi, sutradara, dan konten naskah. Saya memulai karier dari nol sampai sekarang," beber Aura Kasih seraya menambahkan, saat ini ia belum berminat kembali ke sinetron.


"Nantilah. Sekarang sedang hamil. Belum kepikiran main sinetron."