Beritahati.com, Jakarta - Perjuangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama 5 tahun pemerintahannya tidaklah main-main. Cuma era Jokowi, utang era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dibayar sebesar 1.600 triliun. Kemudian cuma di era Jokowi, negara berhasil mengambil alih aset-aset berharga seperti Freeport, Blok Rokan, Mahakam, sampai Newmont. Dan di era Jokowi inilah pembubaran mafia migas bernama PETRAL yang berjaya sekali di era pemerintahan SBY.


Era pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla juga berhasil menyamakan harga BBM antara Pulau Jawa dengan pulau-pulau kecil, terluar, serta yang utama adalah Papua. Sekian puluh tahun membeli BBM seharga Rp 60-100.000 per liter, warga Papua tak pernah demo, dan di era Jokowi, mereka akhirnya bisa merasakan harga BBM semisal Pertalite seharga Rp 7.800.



Tak cukup sampai disitu, puluhan tahun melewati beberapa pemerintahan presiden, baru era Jokowi saja, Papua dibangun dengan begitu masif agar warganya bisa saling terkoneksi satu sama lain, menggerakkan roda ekonomi, serta menstabilkan harga-harga yang tadinya mahal akibat menggunakan transportasi pesawat udara dalam distribusinya.


Dan catatan emas lagi, di tangan Jokowi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jadi begitu garang serta tanpa pandang bulu dalam melakukan penindakan. Operasi Tangkap Tangan (OTT) dilakukan terhadap siapa saja yang terpantau melakukan suap atau korupsi.


Dan menyambut Pilpres 2019, Cawapres 02, Kyai Ma'ruf Amin menyatakan, "Ya Allah, saya memang merasakan sudah tidak muda lagi. Tapi kalau Engkau percayakan kepada kami untuk memimpin bangsa ini, kami siap dan kami akan bekerja sungguh-sungguh. Hasilnya bukan untuk kami, tetapi untuk generasi yang akan datang," ujar sang Kyai saat menyampaikan pidato penutup dalam debat cawapres di Jakarta, Minggu (17/3/2019) lalu.


Video : Tasya Dinda/Istimewa