Beritahati.com, Denpasar - DPW Partai NasDem Provinsi Bali akan berpartisipasi pada kampanye akbar calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang digelar di Gelora Bung Karno, Sabtu (13/4/2019).


NasDem Bali akan mengirim seribu penari untuk tampil pada acara yang dibalut dengan parade budaya yang mencerminkan kebhinekaan pada kampanye akbar Jokowi-Ma'ruf Amin tersebut.


Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Bali, Ida Bagus Oka Gunastawa menjelaskan, seribu penari yang dikirim NasDem Bali terdiri dari 500 orang penari pendet dan 500 orang penari kecak.


Oka Gunastawa tak menampik jika diberangkatkannya seribu penari dari Bali merupakan instruksi dari Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh.


"Jadi, selama masa-masa kampanye terbuka ini sepertinya jelas sekali adanya pertentangan kelompok tertentu secara terbuka, berani menegaskan khilafah dan lain sebagainya," kata Oka Gunastawa di Denpasar, Kamis (11/4/2019).


Berangkat dari hal itu, Oka Gunastawa mengambil sikap tegas untuk menjaga Pancasila dan berdiri tegaknya NKRI.


"Dari situ kita berpandangan dengan satu niatan baik, berhentilah untuk mengarah kepada hal-hal yang berisiko terhadap keberlangsungan NKRI. Kalau prinsip khilafah ini terus digaungkan, sama saja menginginkan Indonesia bubar," papar dia.


Tak hanya NasDem, Oka Gunastawa mengajak semua pihak yang cinta terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika untuk ikut ambil bagian mencegah berkembangnya isu khilafan pada Pilpres 2019.


"Ini tanggung jawab kita semua. NasDem tidak tinggal diam dengan urusan itu," tegasnya.


Pada kampanye akbar Jokowi-Ma'ruf Amin, hal itu ingin ditegaskan oleh Partai NasDem dengan menampilkan keragaman di Indonesia.
"Inilah gema perdamaian yang ingin kita sampaikan melalui duta kesenian, mereka mampu menjadi alat bukti yang baik tentang keragaman antar-umat etnis dan bagaimana kita meniadakan pikiran tidak produktif terhadap bangsa. Itulah posisi yang kami ambil," ucapnya.


Sementara itu, Koordinator Perjalanan NasDem Bali, IGN Bagus Eka Subagiartha memaparkan, delegasi dari Bali secara khusus akan diberikan ruang untuk menampilkan atraksinya. Nantinya, para penari akan menggelar atraksi di sepanjang jalan dengan formasi memanjang tiga hingga empat baris.


"Kami menampilkan tarian kolosal. Nantinya kami akan memenuhi jalur sepanjang kawasan GBK memanjang antara 700 hingga 1 kilometer," kata dia.


Tak hanya tari kolosal, NasDem Bali juga akan menampilkan atraksi seni arak-arakan ogoh-ogoh yang diberi tema 'Bagia Pula Kerthi'.
"Artinya adalah kemakmuran yang ada di dalam dunia ini yang dipersembahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa," tutur dia.


Rombongan NasDem akan menumpang 25 bus dengan kapasitas 45 seat. Mereka akan bergerak menuju Ibu Kota malam ini, Kamis (11/4/2019) pukul 23.00 WITA.


"Estimasi kami akan tiba di Jakarta pada hari Sabtu (13/4/2019) dini hari pukul 01.00 WIB," katanya.