Beritahati.com, Jakarta - Rapat Umum Terbuka (Kampanye) Paslon Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin (Jokowi-Amin) 01, berlangsung meriah di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu, 13 Februari 2019 yang lalu. Ratusan ribu rakyat hadir memadati GBK hingga semua ruas jalan Sudirman, Jakarta Selatan, bahkan hingga memadati kawasan bundaran Monumen Nasional (Monas).


Rakyat yang hadir berada dan bertahan mengikuti Kampanye di luar kawasan sambil mengikuti rangkaian acara secara penuh dan total dengan radius 1 km lebih di sekitar atau di luar kawasan Senayan. Ratusan ribu rakyat juga dengan gembira dan sukarela berjalan dan berdiri membentuk lautan manusia di seputar serta sepanjang kawasan jalan Sudirman, jalan Gatot Subroto, kawasan Palmerah, Slipi, hingga Kebayoran Baru. Hampir 1 juta rakyat bersemangat tinggi serta antusias mengikuti setiap sesi acara. Bahkan momen yang membuat merinding setiap orang adalah ketika menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang dari GBK hingga bundaran Monas.



Capres Jokowi dan Ibu Iriana Jokowi datang dan mendekati massa secara langsung sambil menyampaikan salam sapa yang sangat santun. Capres nomor urut 01, Jokowi lantas menyampaikan Pidato Kampanye yang konstruksi dan isinya berintikan pada keberhasilan dan keberlanjutan Pemerintahan dan Kepemimpinan Nasional Jokowi bersama rakyat Indonesia dari periode 1 sekarang ini menjadi 1 periode lagi ke depan hingga 2024.


Perihal ini semakin berhasil dan bermakna ketika rakyat pemilih menggunakan kedaulatan politik dan hak konstitusional untuk memilih dan memenangkan Jokowi-Amin (01) secara berarti dan signifikan. Sesudahnya, Cawapres KH Ma'ruf Amin yang hadir bersama Isteri tercinta, menyampaikan Pidato Kampanye beserta doa bagi seluruh bangsa Indonesia dan kemenangan rakyat untuk 01.



Rapat Umum Terbuka yang juga menjadi Kampanye Politik terakhir sebelum masa tenang, dipersiapkan dan terselenggara dengan berbagai rangkaian, bentuk, dan jenis kegiatan kreatif dan positif. Kental nuansa kerakyatan dan kebangsaan dengan semangat millenial dalam Payung Dan Terang Indonesia Maju.



Kampanye juga mengangkat kekayaan budaya nusantara, dari kerakyatan, kebangsaan, dan kemanusiaan dalam etos semangat Bhinneka Tunggal Ika. Ikut menyemarakkan nuansa keadaban dan kebudayaan adalah atraksi seni dan budaya yang ditampilkan ratusan artis, seniman kenamaan, dengan warna musik, seni, dan budaya yang beraneka ragam. Serta ditambah 1.000 penari yang didatangkan Partai NasDem dari Bali semakin memperkuat keragaman budaya serta eksotisme Indonesia.


Rangkaian acara selama Rapat Umum Terbuka (Kampanye) semakin semarak dan dinamis dengan penampilan Grup Slank serta ratusan artis terkenal dan ternama. Hampir 1 juta rakyat yang datang menghadiri Kampanye, adalah bersikap 1 dan berpendirian 1 untuk bertekad 1 serta bertujuan 1, yakni memenangkan Jokowi-Amin, melanjutkan dan menuntaskan 1 periode lagi dengan 1 maksud dan 1 tujuan, yaitu menyelenggarakan, memperjuangkan, menjalankan, dan membumikan Suara Untuk Negeri agar semakin bersatu, berdaulat, kuat, demokratis, adil, damai, sejahtera, dan makmur dalam 1 Payung Besar Dan 1 Pancaran Terang Tema "Indonesia Maju" yang berideologi dan berfalsafah Pancasila dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan semangat dan etos Bhinneka Tunggal Ika berdasarkan konstitusi UUD 1945.



Hadir sejumlah tamu dan undangan khusus serta Tim Inti Pemenangan yang berada di Tribune VVIP. Nampak jelas kehadiran Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla (JK), Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, para Ketua Umum Parpol Koalisi Pendukung Jokowi-Amin (Ketum PG Airlangga Hartarto, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum PPP Suharso Monoarfa, Ketum Partai NasDem Surya Paloh, Ketum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, Ketum PKPI Diaz Hendropriyono, Ketum Perindo Hary Tanoesoedibjo, Ketum PSI Grace Natalie, Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra).


Sejumlah tokoh dan pemimpin agama juga hadir, dari tokoh Islam seperti ulama, ustad, habib karismatik berpengaruh, diantaranya KH Maimun Zubair (Mbah Moen), KH Nur Iskandar, KH Tuan Guru Bajang, Ustad Yusuf Mansyur, dan lain-lain. Kamudian ada beberapa tokoh dan pemimpin dari agama Kristen, Katolik, Hindu, Budha, Konguchu, serta Aliran Kepercayaan. Selain itu, seluruh pimpinan ormas dan komunitas relawan pendukung Jokowi-Amin juga nampak hadir di podium.



Semakin ke dalam, nampak pula di Tribune VVIP, antara lain Kepala Staf Presiden dan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko yang duduk berdampingan dengan Firman Jaya Daeli (mantan Ketua DPP PDI Perjuangan dan Anggota DPR-RI), Yuli Indriasari (Bendum DPP SUN dan alumni UGM) yang datang bersama Ketum DPP SUN Nur Pandysyah, Sekjen DPP SUN Anton Weka, dan rombongan, mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat beserta isteri, Muhammad Lutfi (mantan Menteri Perdagangan RI dan Kepala BKPM RI), Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan isteri, Ketua DPR-RI, Ketua DPD-RI, Menko Polhukam RI, Menko PMK RI, Menko Kemaritiman RI, Seskab RI, Mendagri, Kepala BIN, Sidarto Danusubroto (mantan Ketua MPR-RI), Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar (mantan Menko Polhukam RI dan Menhub RI), Alwi Shihab (mantan Menlu RI), dan lain-lain.


Hadir juga sejumlah tokoh masyarakat, pimpinan Ormas dan NGO/LSM, tokoh dan pimpinan media massa, kalangan aktivis, jurnalis, profesional, ekonomi kreatif, para akademisi/ilmuwan/intelektual/cendekiawan, seniman dan budayawan (antara lain : Goenawan Mohamad, Slamet Rahardjo, dan lain-lain), para politisi senior, pengusaha nasional, dan lain tokoh-tokoh lainnya.


Video : FIBER