Beritahati.com, Riyadh - Usai melakukan serangkaian kegiatan dengan pemerintah Kerajaaan Arab Saudi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana melanjutkan agenda menuju Bandar Udara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Senin (15/4/2019), pukul 01.57 waktu setempat (WS) atau pukul 05.57 WIB, setelah menempuh penerbangan selama 1 jam 30 menit.


Dari bandara, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana langsung melanjutkan perjalanan menuju Makkah untuk melaksanakan ibadah umroh.


Presiden Jokowi juga didaulat oleh Raja Salman untuk memasuki Ka'bah. Tak sembarang orang bisa masuk ke sana. Dan untuk Presiden Indonesia, baru 3 orang yang diperkenankan masuk, yakni Presiden Soeharto, Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Jokowi.


Namun begitu, ada pemandangan tak biasa dalam perjalanan umrah Jokowi ini. Nampak seseorang yang sama sekali tak dikenal karena tidak duduk dalam kabinet kerja, maupun menjadi bagian dari sekretariat kabinet, maupun penasehat Presiden.


Ternyata orang tak dikenal itu adalah Pengasuh Pondok Pesantren Al Quraniy Azzayadiy, KH Abdul Karim Ahmad (Gus Karim) guru mengaji. Sungguh luar biasa, Jokowi tak lupa dengan guru mengajinya walau ia sudah ada di puncak tertinggi karir politiknya, yakni sebagai seorang Presiden Republik Indonesia.


Subhanallah, Gus Karim juga terus ikut mendampingi Presiden Jokowi dalam pengawalan kehormatan secara ketat dari Pasukan Khusus Kerajaan Arab Saudi dalam menunaikan umrah.