Beritahati.com, Jakarta - Pertahanan Chelsea benar-benar membuat pelatih Maurizio Sarri pusing. Betapa tidak, The Blues harus kehilangan dua bek tengah sekaligus dalam kurun satu pekan.


Paling aktual adalah Antonio Ruediger yang didiagnosis menderita cedera lutut setelah laga kontra Manchester United. Sosok berkebangsaan Jerman ini telah menjalani operasi dan membutuhkan durasi pemulihan sampai musim 2018/19 berakhir.


Kabar menyoal Ruediger menambah badai cedera yang menerpa sektor belakang Chelsea. Sebelumnya, Gary Cahill juga telah melewatkan pertandingan menghadapi United dengan alasan serupa.


"Cahill harus absen karena masalah achilles tendon. Dia diperkirakan beristirahat selama sepekan, tetapi baru dimulai empat atau lima hari lalu. Jadi, kami mengalami krisis bek tengah," ujar Sarri sebagaimana dilansir oleh Sky Sports.


Tanpa Ruediger dan Cahill, Chelsea lantas tinggal menyisakan Andreas Christensen dan David Luiz sebagai opsi di jantung pertahanan. Kondisi ini tentu jauh dari kata ideal karena Chelsea tengah memasuki fase krusial di Premier League dan Liga Europa.


Untuk ajang yang disebut terakhir, Chelsea dijadwalkan menghadapi Eintracht Frankfurt pada laga semifinal pertama di Commerzbank Arena, Jumat (3/5/2019) dini hari WIB.


Demi memperkaya pilihan, Sarri lantas menyiapkan plan darurat. Yakni dengan menggeser Cesar Azpilicueta dari full-back kanan ke bek tengah. Adapun, sisi kanan pertahanan nantinya bisa menjadi milik Davide Zappacosta.


"Di sesi latihan, kami bermain dengan Cesar Azpilicueta sebagai bek tengah. Ini demi mengantisipasi kalau hanya dia yang tersedia," ucap Sarri.


Azpilicueta menyambut positif rencana tersebut. Terlebih lagi, posisi bek tengah tidaklah asing untuk pemain asal Spanyol tersebut. Dia tercatat bermain di jantung pertahanan dalam 82 laga sepanjang karier bersama Chelsea.


Paling intens yakni pada era kepelatihan Antonio Conte. Saat itu, Chelsea masih menerapkan format tiga pemain belakang dan Azpilicueta menjadi pilihan utama sang juru taktik.


"Saya bisa beradaptasi dengan peran berbeda dan menikmati permainan di mana pun posisi yang diminta pelatih. Lagi pula, saya pernah beroperasi sebagai bek tengah, meskipun menghabiskan beberapa bulan terakhir di kanan atau kadang-kadang di kiri," kata Azpilicueta.


Azpilicueta sendiri mungkin tetap mengawal sisi kanan pertahanan Chelsea untuk laga kontra Frankfurt. Namun, kemungkinan pergeseran sangat terbuka menimbang performa meragukan Christensen.


Pemilik nama terakhir adalah bek tengah dengan rapor terburuk di skuat The Blues versi WhoScored. Tak heran jika Christensen cuma mendapatkan jatah tampil 525 menit. Dan, apabila performanya tak berubah di periode krisis ini, Sarri sudah memiliki Azpilicueta sebagai pengganti.