Beritahati.com, Melbourne - Dalam kampanye pemilihan umum di Australia, seorang pemrotes melemparkan telur ke Perdana Menteri Australia Scott Morrison pada Selasa (7/5). Dalam peristiwa itu telur mengenai kepalanya.


Beberapa pengawal keamanan membekuk perempuan pemrotes tersebut, yang mengenakan topi dan pakaian santai, serta menyeret dia. Dikutip Antara dari Reuters, Morrison meraba kepalanya sebentar setelah telur dilemparkan dan kemudian membantu seorang perempuan tua yang terdorong ke lantai dalam pergumulan.


"Kami akan bangkit melawan premanisme apakah itu dilakukan oleh pegiat pengecut yang tak menghormati siapa pun, atau unionis militan yang membela usaha kecil dan majikan mereka di tempat kerja," kata Morrison di dalam pesan di akun Twitter.


Peristiwa pelemparan telur itu terjadi selama kunjungan oleh perdana menteri tersebut ke Albury, konstituante di New South Wales, tempat seorang calon independen menjadi favorit saat pemilih di desa meninggalkan pemerintah.


Perempuan tersebut belakangan mengatakan kepada wartawan bahwa perbuatannya "berbicara untuk dirinya sendiri" dan merujuk kepada Pulau Manus, di Papua Nugini, tempat Australia telah lama menahan pengungsi, kata seorang wartawan surat kabar Australia.


Pada Maret, seorang remaja memecahkan telur di kepala seorang anggota parlemen kontroversial sayap-kanan Australia yang telah menyalahkan program imigrasi Selandia Baru atas penembakan massal di masjid di Christchurch, Selandia Baru.