Beritahati.com, Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi satu terpidana kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Analisman Zalukhu, mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut).


Analisman terbukti secara sah dan meyakinkan telah menerima suap terkait persetujuan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumut. Analisman dieksekusi menuju Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta, Kota Medan, Sumut.


“KPK melakukan eksekusi terpidana Analisman Zalukhu, mantan Anggota DPRD Sumut dari Rutan cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur menuju Lapas Tanjung Gusta,” sebut Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK Jakara, Kamis (9/5/2019).


Febri lanjut menuturkan, proses eksekusi dilakukan KPK setelah menunggu keluarnya putusan berkekuatan hukum tetap. Analisman divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan.


Analisman juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 400 juta, jika uang pengganti itu tidak dibayar, dapat diganti dengan kurungan selama 6 bulan. Selain itu, hakim juga mencabut hak politik Analisman selama 3 tahun.


Dirinya terbukti menerima uang suap dari mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho. Uang tersebut diberikan agar yang bersangkutan menyetujui pembahasan APBD Pemprov Sumut, Tahun Anggaran (TA) 2012 hingga 2015.


Analisman terbukti menerima uang untuk menolak usulan hak interpelasi dugaan adanya pelanggaran terhadap Permendagri terkait evaluasi Ranperda Pemprov Sumut tentang APBD dan Rancangan Peraturan Gubernur tentang penjabaran RAPBD TA 2014.