Beritahati.com, Jakarta - Siapa yang menyadari bahwa momen Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk berhenti merokok. Lebih tepatnya, menghentikan kebiasaan merokok. Mengapa begitu? Karena selama berpuasa Anda harus menahan diri atas rasa lapar dan hawa nafsu lainnya, dan salah satunya adalah menahan keinginan merokok. Karena jika sudah menyalakan rokok, pasti akan pesan kopi panas atau es teh manis sebagai pasangan abadinya. Kalau begitu batal dong puasanya hanya karena sebatang rokok.


Untuk menghentikan kebiasaan merokok, jika saat ini niat tersebut sudah ada dalam diri, segera lakukan beragam cara ini :


Memiliki niat dan tekad kuat
Tanpa hal tersebut, berhenti merokok bisa sangat sulit. Niatkan sama dengan keinginan beribadah. Ingat, menjaga kesehatan juga dianjurkan dalam agama. Jadi, manfaatkan bulan suci ini untuk menjadi pribadi yang lebih baik tanpa harus merokok.


Cari kesibukan
Banyaknya kesibukan akan membuat keinginan untuk merokok teralihkan. Selama bulan Ramadan, Anda bisa memperbanyak aktivitas yang positif. Misalnya ibadah, salat tarawih, ngabuburit, buka bersama teman-teman, atau rutin berolahraga selepas waktu buka puasa.


Tidak perlu terburu-buru
Tak semua orang mampu berhenti merokok tiba-tiba layaknya menjentikkan jari. Berhentilah secara perlahan dengan mengurangi jumlah batang rokok yang Anda isap. Dengan jumlah yang terus mengecil setelah periode tertentu, pada akhirnya Anda bisa benar-benar berhenti.


Hindarkan pandangan Anda dari rokok
Usahakan untuk menghindarkan pandangan Anda dari rokok. Hindari tempat-tempat yang banyak perokoknya, jauhi smoking area, “libur” dulu nongkrong dengan teman-teman yang merokok, atau bisa juga lebih banyak menghabiskan waktu di lokasi yang ada tanda larangan merokok.


Cari dukungan
Beri tahu atau libatkan orang-orang terdekat tentang keinginan Anda berhenti merokok. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan dukungan sehingga perjuangan Anda terasa lebih ringan.