Beritahati.com, Makassar - 4 Tempat Ngabuburit Seru dan Asyik di Makassar
Ramadan sangat identik dengan istilah ngabuburit. Berasal dari bahasa Sunda yaitu ‘burit’ yang berarti ‘sore hari’,
maknanya adalah melakukan kegiatan di sore hari menjelang waktu berbuka puasa.


Ada berbagai macam kegiatan ngabuburit yang menjadi tradisi kala Ramadan, seperti mengaji, berolahraga, memasak di
dapur, melakukan aksi bakti sosial, hingga berbelanja di mal. Namun, kegiatan ngabuburit yang sangat populer saat
ini adalah berburu takjil sambil nongkrong bersama teman.


Bagi anda yang saat ini sedang berada di Kota Makassar, ada beberapa lokasi yang cukup seru untuk berburu takjil
sembari berkumpul bersama teman. Selain menyediakan banyak stand kuliner dengan menu yang enak serta tempat yang
asyik buat nongkrong, pasar kuliner ini hanya diadakan satu kali setiap tahunnya dan tentunya akan sangat sayang
untuk dilewatkan.


Berikut empat tempat ngabuburit seru di Makassar yang layak kamu kunjungi.


1. Pasar Kemilau Ramadan, Gedung Mulo



Pasar kuliner yang hanya diadakan 23 hari selama Ramadan ini terletak di pelataran Gedung Mulo di Jalan Jenderal
Sudirman Makassar. Ketika memasuki lokasi ini, kita akan disuguhkan oleh barisan food tenants yang berasal dari
kurang lebih 50 pegiat UMKM lokal. Karena lokasinya yang sangat strategis berada di pusat keramaian Kota Makassar,
maka jangan heran jika tempat ini sangat ramai oleh pengunjung setiap harinya, mulai dari kalangan pelajar, hingga
pekerja.



Ada banyak menu pilihan yang tersedia di tempat ini, seperti aneka suki goreng, nasi paru rica, es buah, sosis
bakar, chicken karaage, dan masih banyak lagi. Namun, ada dua tenant yang antriannya cukup ramai. Pertama, minuman
Alpukat Kocok dari tenant Duo Big, gabungan dari buah alpukat blender dan alpukat serut yang segar ditambah dengan
berbagai macam pilihan topping mix ini dijamin bikin kita semangat kembali setelah berbuka.



Kedua, ada juga takjil yang tak kalah uniknya, yaitu Barongko Cup. Kudapan ini berbeda dengan kue Barongko yang
biasanya disajikan dengan bungkusan daun pisang. Barongko Cup dikukus di atas mangkok aluminium foil.



2. Ramadan Food Market, Mall Ratu Indah



Ramadan Food Market, Mall Ratu Indah Makassar. (Foto: dok. MakassarLapar)
Untuk pasar kuliner yang satu ini digelar di pelataran depan Mall Ratu Indah Makassar. Stand kuliner yang disediakan
pun cukup banyak dengan menu yang sangat menarik untuk dicicipi, seperti bakso bakar, sate taichan, hingga es pisang
ijo.


Dari sekian banyak menu takjil yang tersedia, salah satunya yang cukup menarik perhatian, yaitu Kue Apang Bugis yang
hanya ada dijual oleh satu pedagang.


Kue Apang Bugis merupakan kue jajanan pasar tradisional yang terbuat dari adonan tepung beras, gula merah bugis,
daun pandan, dan bahan-bahan lainnya, lalu ditaburi dengan parutan kelapa yang gurih. Bentuk dan packaging-nya yang
praktis, membuat kue ini sangat cocok untuk dijadikan menu takjil bagi para pecinta penganan manis.


Di Ramadan Food market, selain kita bisa menikmati aneka menu kuliner yang nikmat, kita juga akan disuguhkan oleh
penampilan band akustik. Bahkan, tersedia juga photo challenge yang berhadiah smartphone dan voucher belanja senilai
ratusan ribu rupiah.



3. Millenial Ramadhan Fest 2019, Citraland Celebes Hertasning



Millenial Ramadhan Fest 2019 merupakan ajang kumpulnya para milenial kreatif se-Kota Makassar yang diadakan 23 hari
selama Ramadan. Sri Sumarni Sjahril (24 tahun) selaku panitia humas event tersebut mengatakan, tujuan diadakannya
festival kuliner ini untuk menyediakan wadah silaturahmi antar-komunitas, pelaku industri kreatif, dan masyarakat
umum di Makassar untuk bertukar pikiran dan saling mengemukakan ide-ide demi pengembangan karakter masyarakat yang
lebih baik di Kota Makassar.


"Berawal dari makan semeja sambil ngobrol santai biasanya akan memunculkan ide-ide keren untuk diaplikasikan
bersama," ujar Sri Sumarni Sjahril.


Tidak hanya dapat menikmati aneka jajanan dari berbagai stand kuliner, namun di tempat ini kita juga disuguhkan
dengan beberapa tenant fashion, social and charity, seminar talkshow, kajian Ramadhan milenial, stand-up comedy
competition, vlog competition, dan live acoustic yang ditampilkan oleh band dan artis lokal setempat.



Sambusa Goreng, penganan khas suku Mandar yang berisi ikan tuna dan wortel. (Foto: dok. MakassarLapar)
Salah satu jajanan yang menarik perhatian adalah Sambusa Goreng khas Suku Mandar dengan isian ikan tuna dan wortel.
Penganan yang sudah cukup jarang ditemukan di Kota Makassar ini cocok dijadikan sebagai takjil karena tekstur
kulitnya garing serta isian yang lezat nan bergizi.


Selain itu ada juga Jus Jagung Manis yang bisa melepas dahaga setelah berpuasa.



4. Kuliner Mappanyukki


Bagi yang hanya ingin mampir sejenak dan sekadar berburu takjil untuk berbuka, ada juga Bazaar Ramadhan Mappanyukki.
Pasar kuliner ini terletak di Jalan Mappanyukki Makassar, tepatnya di belakang Wisma Kalla. Di tempat ini banyak
dijual jajanan tradisional dengan harga terjangkau.


Namun, tidak disediakan tempat untuk duduk atau nongkrong karena lokasinya yang berada tepat di ruas jalan. Selain
itu, kita juga dapat menemukan berbagai macam hidangan lauk rumahan serta masakan jadi yang dapat dibungkus untuk
disantap di rumah.



Salah satu stand takjil yang cukup ramai jadi incaran pengunjung adalah Es Teler Kota Daeng. Es teler khas Kota
Makassar ini berisikan aneka potongan buah segar, karamel gula merah, susu, serta taburan kacang disko khas Sulawesi
Selatan. Tentunya minuman pelepas dahaga ini sangat cocok dijadikan sebagai hidangan pembuka kala berbuka.



Itulah keempat lokasi favorit yang sangat seru untuk dijadikan sebagai tempat ngabuburit ketika berada di Kota
Makassar. Tradisi ngabuburit itu bukan hanya tentang memilih aneka jajanan yang enak dan segar, namun kita juga bisa
tetap produktif dan saling mempererat tali silaturrahmi baik dengan teman maupun kerabat.