Beritahati.com, Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini dijadwalkan memanggil sekaligus meminta keterangan sejumlah saksi terkait kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) suap proyek infrastruktur di Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, untuk tersangka Khamami, Bupati Mesuji.


Kabiro Humas KPK Febri Diansyah menjelaskan, Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto hari ini dipanggil KPK untuk dimintai keterangannya terkait Khamami. Menurut Febri, penyidik KPK juga memanggil Wakil Bupati Mesuji, Saply, sebagai saksi.


“KPK memanggil sejumlah saksi terkait perkara dugaan terlibatnya tersangka Khamami (KHM) Bupati Mesuji nonaktif,” jelasnya di Gedung KPK Jakarta, Kamis (16/5/2019).


Febri menambahkan, penyidik KPK dijadwalkan juga memanggil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mesuji, Fuad Amrullah dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka Khamami.


KPK meyakini Khamami telah menerima suap senilai total Rp 1,58 miliar. Uang tersebut diduga merupakan “commitment fee” atau imbalan terkait proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Mesuji.


KPK hingga saat ini telah menetapkan 5 orang sebagai tersangka, masing-masing-masing Khamami Bupati Mesuji nonaktif, Taufik Hidayat adik Khamami, Wawan Suhendra Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Mesuji, Sibron Azis pemilik PT Jasa Promix Nusantara & PT Secilia Putri serta Kardinal dari unsur swasta.