Beritahati.com, Lhoksukon - Ada-ada saja ide Satlantas Polres Aceh Utara dalam menggelorakan keselamatan dalam berlalulintas, pasalnya sabtu sore tanggal 19 mei 2019, jajaran Satlantas Polres Aceh Utara bekerjasama dengan Bhayangkari Cabang Aceh Utara, melakukan bagi bagi takjil menjelang berbuka puasa, namun ada pemandangan takbiasa terjadi,


Puluhan pelanggar yang didapati oleh petugas, langsung di berhentikan dan dikumpulkan diatas kursi merah, tak lama setelah itu muncul seorang ustadz yang telah dipersiapkan sebelumnya oleh Satlantas Polres Aceh Utara untuk memberikan himbauan dan tausyiah tentang tertib berlalulintas melalui sudut pandang muslim bagi para pelanggar, sedangkan bagi pengendara yang tertib dibagikan takjil oleh organisasi Bhayangkari cabang Aceh Utara dan dapat melanjutkan perjalanan seperti biasa.


Sontak saja para pelanggar tidak menyangka dan tersipu malu dimana masyarakat yang lalulalang memberikan sorot mata tajam yang tertuju kepada mereka yang sedang diberi tausyiah. Sebagian ada yang tertawa, sebagian ada yang menunduk malu, dan sebagian lagi menyimak tausyiah dari pak ustadz diatas podium dengan seksama.


Kapolres Aceh Utara melalui Kasatlantas Polres Aceh Utara Iptu.Sandy Titah Nugraha, SIK mengungkapkan, kegiatan ini merupakan wujud tindakan nyata dari kepolisian akibat dari tingginya angka pelanggaran saat bulan ramadhan, Pasalnya sandy dan jajaran ingin memberikan _reward and punishment_ bagi pelanggar yang tertib dan melanggar.


"Bagi-bagi Takjil saja belum cukup untuk memberikan edukasi terhadap masyarakat, pemberian sanksi sosial terhadap pelanggar dimana mengangkat pendekatan melalui agama di harapkan lebih diterima oleh masyarakat Aceh sendiri yang menjunjung tinggi syariat islam" tutupnya.
Harapanya Masyarakat bisa lebih tertib dan turunnya angka kecelakaan diwialayah hukum Polres Aceh Utara.