Beritahati.com, Lumajang - Dalam jangka 4 (empat) hari, Tim Cobra Mapolres Lumajang berhasil mengamankan 1.013 botol minuman keras (miras) berbagai merk di tempat razia yang berbeda-beda.


Sebelumnya, Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban memberikan atensi khusus terkait peredaran miras di wilayahnya. Terlalu banyak dampak negatif yang dihasilkan saat menenggak minuman haram tersebut. Oleh karena itu, dalam Operasi Pekat Semeru 2019, seluruh polsek jajaran gencar menggelar razia di wilayah masing-masing.


“Miras ini adalah biang keladi dari segala jenis Kriminalitas. Mulai dari begal, perampokan, tawuran dan masih banyak lagi. Lebih
banyak dampak negatif dari pada positif saat mengkonsumsi miras. Saya tidak ingin banyak penerus bangsa yang rusak mental karena dampak dari miras. Oleh karena itu dalam Operasi Pekat Semeru 2019 ini saya menekankan kepada semua Kapolsek agar gencar melakukan razia miras di wilayahnya masing-masing," tegas Arsal, Minggu (19/5/2019).


Kasat Reserse Kriminal AKP Hasran selaku Kepala Tim Cobra juga menambahkan, dirinya akan memimpin terus untuk melakukan razia miras di wilayah Kota Lumajang.


"Saya siap mendukung visi Kapolres yang ingin menekan peredaran miras," imbuh Hasran.


Adapun jenis miras hasil Operasi Pekat Semeru 2019 sejumlah 1.013 itu terdiri dari :
1. Arak 50 botol.
2. Anggur merah 383 botol.
3. Anggur kolesom 116 botol.
4. Vodka 56 botol.
5. Alkohol 70 % sebanyak 7 botol.
6. Bir singaraja 22 botol.
7. Bir guines 16 botol.
8. Ice land 64 botol.
9. Tomi stanley 55 botol.
10. Mansion 165 botol.
11. Jack tru 4 botol.
12. Bir bintang 34 botol.
13. Anggur putih 27 botol.
14. New pot 14 botol.