Beritahati.com, Jakarta - Prabowo Subianto mengklaim menang Pilpres dan sudah seharusnya jadi presiden.


Melalui kuasa hukumnya untuk gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), kubu Prabowo juga menuding dicurangi KPU sehingga kalah.


Berdasarkan keputusan KPU, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin mendapatkan 85.607.362 suara. Tapi versi Prabowo, angka itu digelembungkan dari jumlah seharusnya, yaitu 63.573.169 suara.


"Salah satu indikasinya, penggelembungan suara Pilpres sangatlah nyata bila dikaji adanya keanehan pada variasi persentase suara tidak sah yang sangat jauh rentang perbedaannya, yaitu di antara angka 4,8 persen tertinggi 36,1 persen," demikian bunyi dalil gugatan yang ditandatangani oleh Bambang Widjojanto (BW) sebagaimana dikutip detikcom, Rabu (12/6/2019).


Kubu Prabowo kembali mengklaim, berdasarkan perhitungan internal BPN, Prabowo-Sandi menguasai DKI Jakarta sebanyak 3.066.137 suara, sedangkan Jokowi-Ma'ruf sebanyak 1.990.992. Tapi Prabowo-Sandi kembali menuding KPU curang menggelembungkan suara Jokowi-Ma'ruf menjadi 3.279.547 suara.


Untuk hasil di Sumatera Utara, Kubu Prabowo juga mengklaim menang dengan versi internal BPN menghitung suara Prabowo-Sandiaga sebanyak 3.587.786 suara, Jokowi-Ma'ruf sebanyak 3.092.996 suara.


Sedangkan keputusan KPU yang berdasarkan laporan resmi dari semua TPS di Sumatera Utara, dituding Prabowo curang karena mendapat suara : Prabowo-Sandiaga 3.587.786 suara, Jokowi-Ma'ruf sebanyak 3.936.515 suara.


Prabowo juga mengakui penghitungan suara dirinya dari KPU di Jawa Barat (16.077.466 suara), Jawa Timur (8.441.247 suara), Yogyakarta (742.481 suara), dan Jawa Tengah (4.944.447 suara).


Namun kembali dia menuding KPU menggelembungkan suara Jokowi-Ma'ruf, yaitu:


1. Jawa Barat, dari 7.666.703 suara menjadi 10.750.568 suara.
2. Jawa Timur, dari 12.034.677 suara menjadi 16.231.668 suara.
4. Yogyakarta, dari 1.397.172 suara menjadi 1.655.174 suara.
5. Jawa Tengah, dari 14.023.310 suara menjadi 16.825.511 suara.


Berdasarkan dokumen C1 yang dimiliki oleh Pemohon, perolehan suara Pemohon adalah 68.650.239 atau 52 persen, demikian tulis Bambang Widjojanto, kuasa hukum kubu Prabowo-Sandi. Prabowo harus jadi Presiden? Nanti dulu, tunggu keputusan MK yang pastinya akan melihat dengan seksama bukti-bukti, saksi-saksi, dan lain sebagainya.