Beritahati.com, Jakarta - Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia Ryamizard Ryacudu saat menggelar acara jumpa pers di Jakarta menegaskan pemerintah menjamin sepenuhnya pengamanan jelang sidang gugatan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.


Menurut rencana persidangan gugatan Pilpres akan digelar di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Menurut Ryamizard, jika nantinya ada yang melakukan pelanggaran terkait pelaksanaan sidang bisa dipastikan akan ditindak tegas dan dihukum.


“Pemerintah profesional terkait pengamanan gugatan Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK), mulai sekarang kami ingatkan atau polisi yang mengingatkan, nanti kalau misalnya ada unjuk rasa begini, harus begini. Sudah diingatkan, kalau terjadi pelanggaran dihukum begitu, ya jangan marah,” jelas Ryamizard di Jakarta, Rabu (12/6/2019).


Ryamizard menjelaskan hingga saat ini pihaknya untuk sementara belum menerima laporan soal akan adanya potensi kerusuhan atau kericuhan seperti yang pernah terjadi di sekitar Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat pada 21 dan 22 Mei 2019 lalu.


Ryamizard menyatakan, meskipun situasi keamanan secara nasional berangsur kondusif dan stabil namun dirinya tidak menampik jika ada sejumlah pihak yang merasa ketakutan jika kerusuhan atau kericuhan Mei 2019 lalu akan kembali terjadi pada saat pelaksanaan sidang digelar di Gedung MK Jakarta yang berlangsung pada 14 Juni 2019 mendatang.


"Sementara belum ada (laporan) adanya potensi kerusuhan atau kericuhan seperti Mei 2019 kemarin. Tunggu saja laporan, namun hingga saat ini kelihatannya belum ada, mudah-mudahan berjalan lancar dan aman,” pungkasnya.