Beritahati.com, Yogyakarta - Nama Ketua DPRD Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Hanung Raharjo didorong oleh masyarakat untuk maju dalam Pilkada Bantul 2020 yang akan datang. Politisi PDI Perjuangan yang sudah beberapa kali duduk menjadi anggota DPRD Bantul dan terpilih untuk yang ketiga kalinya dinilai layak untuk maju memimpin Bantul periode 2021-2026 yang akan datang.


Dukungan agar Hanung maju dalam Pilkada ini muncul saat acara Syawalan yang berlangsung di kediaman Hanung Raharjo pada Sabtu malam (15/6/2019).


Anom Suroto Kepala Dusun atau Kadus Kembang Songo, Desa Trimulyo, Kecamatan Jetis, mengatakan suara yang berkembang di masyarakat memang menginginkan Hanung Raharjo ikut dalam kontestasi Pilkada 2020 mendatang.


"Saya paham, sebagai kepala dusun saya harus netral. Namun saya mengutarakan apa yang diinginkan oleh masyarakat. Itu kan tidak salah,"ujarnya, Sabtu malam (15/6/2019).


Menurutnya tak hanya masyarakat namun sejumlah dukuh terutama yang berada di daerah pemilihan Hanung Raharjo yang meliputi Kecamatan Imogiri, Pleret dan Dlingo menyuarakan hal yang sama.


"Kinerja Hanung Raharjo sudah terbukti dengan berbagai aspirasinya sebagai anggota DPRD Bantul dapat dirasakan oleh masyarakat mulai jalan program penerangan jalan hingga perbaikan infrastruktur yang ada di kampung-kampung,"ungkapnya.


Sementara dalam syawalan sempat mencuat keinginan agar Hanung Raharjo maju dalam Pilkada 2020 mendatang untuk mendampingi wakil bupati Bantul saat ini yaitu Abdul Halim Muslih yang elektabilitasnya saat ini cukup tinggi.


"PDI Perjuangan di Bantul sudah berkuasa 15 tahun dan tumbang dalam pilkada 2015 yang lalu. Untuk kembali berjaya langkah realistis menjadi calon wakil bupati Bantul,"ujar Arwan Bayu, Bendahara Pengurus Anak Cabang (PAC) Pleret.‎


Perolehan kursi terbanyak PDI Perjuangan dalam Pilleg ternyata ketika mengajakukan sebagai calon bupati justru terjungkal tak hanya di Bantul, namun di Kabupaten Gunungkidul, Sleman dan Kota Yogyakarta juga sama. Hanya Kabupaten Kulonprogo yang berhasil mendudukan kadernya sebagai bupati.


"Hanya Kulonprogo yang punya bupati dari PDI Perjuangan sementara di daerah lainnya tak punya wakil yang diesksekutif. Jadi tak perlu malu untuk posisi wakil bupati jika nantinya justru berpeluang lebih besar menang,"sindir Arwan.


Sementara Hanung Raharjo mengatakan sebagai petugas partai jika diminta untuk maju dalam pilkada oleh partai maka hanya satu kata yaitu siap.


"Kalau memang itu tugas yang diberikan oleh partai saya siap. Baik maju sebagai cabub maupun cawabub,"ungkapnya.


Sementara Sekretaris DPC PDI Perjuangan Bantul, Kusbowo Prasetyo mengatakan Hanung Raharjo salah satu kader terbaik yang dimiliki oleh PDI Perjuangan dan layak jika memang ingin maju dalam pilkada 2020 mendatang.


"Kita punya kader-kader terbaik yang siap untuk diusung untuk maju dalam Pilkada 2020 salah satunya Hanung Raharjo,"ungkapnya.


Namun demikian kata Kusbowo ada mekanisme partai dalam mengusung calon bupati atau wakil bupati yaitu dengan tahapan pembukaan pendaftaran calon kepala daerah atau wakil kepala daerah (penjaringan) kemudian tahapan selanjutnya adalah penyaringan hingga nantinya nama yang lolos dalam penyaringan di kirimkan ke DPD PDI Perjuangan DIY kemudian dikirim ke DPP PDI Perjuangan untuk menjalani berbagai tes hingga nantinya muncul rekomendasi nama untuk calon bupati atau calon wakil bupati.


"Kita sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin maju menjadi calon kepala daerah atau calon wakil kepala daerah. Tidak hanya dari kader dari masyarakat umum juga bisa,"ungkapnya.‎