Beritahati.com, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) menerima sekaligus menyetujui alat bukti dari KPU RI dari 34 provinsi, terkait gugatan Pilpres 2019.


"Adapun bukti lainnya di 34 provinsi kami nyatakan sebagai daftar bukti," ujar Ketua MK Anwar Usman dalam sidang lanjutan gugatan Pilpres 2019 di gedung MK, Jakarta Pusat, seperti disiarkan langsung RRI, Selasa (18/6/2019).


Adapun alat bukti yang sudah diserahkan kepada KPU adalah mengenai berkas-berkas terkait pelaksanaan pemilu.


Sedangkan barang bukti yang tak memiliki bentuk fisik, ditolak oleh hakim mahkamah Anwar Usman untuk dijadikan alat bukti.


"Keberadaan alat bukti yang tidak ada fisiknya, namun tercantum di daftar bukti dan yang menjadi catatan kekurangan verifikasi tercantum dalam berkas P3B kami nyatakan tidak kami sampaikan sebagai bukti," tegas Anwar.


Sesudah itu, dirinya lantas mempersilakan para pihak yang ingin menghadirkan saksi-saksi via video conference.


"Untuk saksi yang ingin video conference akan diatur," pungkasnya.