Beritahati.com, Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia menggelar acara junpa pers terkait perkembangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kita Mei 2019. Acara dipimpin langsung Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati di Aula Mezzanie, Gedung Kemenkeu, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.


Sri Mulyani menjelaskan realisasi pembayaran bunga utang Pemerintah hingga Mei 2019 telah mencapai Rp 127,07 triliun dari alokasi anggaran yang mencapai Rp 275,89 triliun.


Menurut Sri Mulyani realisasi terkait pembayaran bunga utang hingga Mei sudah mencapai 46,06 persen atau mengalami pertumbuhan sebesar 13 persen.


“Bunga utang tumbuh 13 persen dalam tiga tahun terakhir, sedangkan bunga utang pada 2017 mencapai 25 persen di 2017, kemudian pada 2018 menapai 13,8 persen,” kata Menkeu di Jakarta, Jumat (21/6/2019).


Sementara itu alokasi pembayaran bunga utang masuk dalam pos belanja non kementerian/lembaga (K/L). Hingga akhir Mei 2019, realisasi belanja non K/L mencapai Rp 242,58 triliun atau lebih tinggi dibandingkan tahun 2018 yang sebesar Rp 226,53 triliun.


Dalam belanja non K/L, terdapat juga belanja subsidi yang anggarannya mencapai Rp 224,32 triliun. Realisasinya hingga akhir Mei 2019 tercatat sebesar Rp 50,59 triliun atau sudah 22,55% atau tumbuh 17,02%.


"Belanja subsidi diarahkan untuk menjaga stabilitas harga dalam rangka menjaga daya beli masyarakat serta membantu masyarakat miskin untuk mendapatkan komoditas barang subsidi dengan harga terjangkau” pungkas Sri Mulyani Indrawati.