Beritahati.com, Yogyakarta - Tiga pelaku komplotan spesialis pencuri mobil Toyota Innova lintas provinsi berhasil dibekuk oleh aparat gabungan dari Satreskrim Polres Bantul, Polresta Yogyakarta dan Direskrimum Polda DI Yogyakarta.


Ketiga pelaku yang berhasil ditangkap adalah Ade Sofyan (24) M. Zaid (40) keduanya merupakan warga Indramayu Jawa Barat dan Triyo Amin (31) warga Temanggung, Jawa Tengah. Aparat juga mengamankan barang bukti kejahatan dua unit mobil Toyota Innova. 1 mobil hasil kejahatan dan 1 mobil rental untuk memperlancar aksi pencurian.


Kasatreskrim Polres Bantul, AKP Rudy Prabowo mengatakan ketiga pelaku yang kini sudah menjadi tersangka merupakan komplotan yang dalam aksinya menyasar wilayah lintas provinsi.


"Di Bantul ketiga pelaku melakukan pencurian mobil di dua tempat yaitu Sewon dan Kasihan dan berhasil membawa kabur Toyota Innova,"katanya di Mapolres Bantul, Selasa (25/6/2019).


Petugas yang telah mendapatkan petunjuk komplotas pencuri mobil spesialis Toyota Innova ini kemudian melakukan pembuntutan hingga komplotan melancarkan aksi pencurian di Umbulharjo pada Sabtu (22/6).


"Kita sempat melakukan aksi kejar-kejaran dengan tiga pelaku karena ketika hendak ditangkap mereka melawan dan sempat menabrakkan mobilnya ke mobil milik anggota saat melakukan penghadangan,"ungkapnya.


Rudy mengatakan karena pelaku tetap melawan akhirnya petugas mengeluarkan tembakan peringatan namun tak digubris sehingga mengarahkan moncong peluru ke arah mobil untuk menghentikan pelaku.


"Kami lakukan upaya paksa untuk menghentikan para pelaku,"ucapnya.


Direskrimum Polda DI Yogyakarta, Kombes Hadi Utomo mengatakan tindakan tegas terukur dengan menembaki mobil pelaku bukan tujuannya untuk membunuh namun memaksa mereka berhenti.


"Kita melakukan tembakan terukur untuk menghentikan upaya pelaku melarikan diri,"katanya.


Hadi menjelaskan dari 3 pelaku yang ditangkap punya peran masing-masing dan cara kerja mereka sangat mahir karena untuk menggasak mobil yang dicuri hanya butuh waktu hitungan menit dan alarm dalam mobil tak berbunyi.


"M Zaid bertugas sebagai eksekutor yaitu memotong aliran aki dengan gunting, kemudian membuka paksa pintu dengan kunci letter T. Agar mobil bisa hidup maka kunci kontak dibor dan alat bornya menggunakan baterai,"ujarnya.


Setelah mobil nyala maka peran Triyo Amin dan Ade Sofyan yang bertugas untuk membawa kabur mobil hasil curian.


"Ketiganya kita sangkakan dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman penjara paling lama 7 tahun,"ungkapnya.‎