Beritahati.com, Jakarta - Pemuda bernama Dodi membawa perempuan tak dikenal ke dalam rumah, diduga hendak berzinah, langsung ditegur Ketua RT. Tapi si pemuda tidak melawan, dan memanggil empat rekannya kemudian bersama-sama menganiaya Ketua RT dengan samurai.


Heri Triyanto, Ketua RT 03 Kedaung, Kaliangke, Cengkareng, Jakarta Barat, adalah juga Anggota TNI AD berpangkat Kopral Dua (Kopda), dari Satuan Ajudan Jenderal (Ajen) Kostrad.


Kepada wartawan, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Cengkareng, Kompol Khoiri membenarkan insiden tersebut, lantas membeberkan kronologis kejadian, Selasa (2/7/2019).


Ditegur, Dodi marah lalu menyerang Heri dengan badik. Meihat kelakuan Dodi, warga justru berang lalu beramai-ramai mengeroyok Dodi dan memukulinya dengan balok kayu. Menerima pemukulan dari warga, Dodi langsung melarikan diri.


Usai kejadian, Heri dan warga langsung melaporkan Dodi ke Polsek Cengkareng. Setelah proses pelaporan selesai, Heri pulang. Namun sesampainya di rumah, pelaku Dodi alias Otong sudah menunggunya dengan ditemani beberapa rekan pemuda.


Pelaku yang berjumlah empat orang, langsung menyerang Heri dengan samurai. Akibat pertarungan tak seimbang, Heri bersimbah darah kena sabetan samurai berulang-ulang di bagian lengannya. Melihat korbannya sudah tersungkur, Dodi dan tiga rekannya langsung melarikan diri.


Saat ini, para pelaku sedang dalam kejaran petugas, dan kemungkinan juga dikejar anggota TNI.