Beritahati.com, Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah selesai melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang dipanggil secara bersamaan. Salah satu saksi penting yang dipanggil adalah mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Subianto.


Kabiro Humas KPK Febri Diansyah menjelaskan Bambang dipanggil sebagai saksi kasus perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surat Ketearangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Bambang diperiksa untuk tersangka Itjih Nursalim.


Saat ditanya wartawan usai diperiksa penyidik KPK, Bambang hanya terdiam dan tidak bersedia menjelaskan terkait pemeriksaan yang dilakukan KPK hari ini. Bambang tampak terlihat buru-buru berjalan keluar meninggalkan Gedung KPK dan langsung masuk ke dalam mobil.


Tak lama kemudian, mantan Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Edwin Gerungan tampak terlihat keluar meininggalkan Gedunh KPK Jakarta. Edwin juga diperiksa dalam kapasitasnya sebagai sebagai saksi untuk untuk tersangka Itjih Nursalim


Edwin hanya terdiam dan tidak memberikan keterangan apa pun terkait pemeriksaannya. Sementara itu hingga saat ini penyidik KPK belum menjelaskan apa saja yang didalami dari pemeriksaan Bambang dan Edwin.


KPK hari ini juga melakukan pemeriksaan terhadap Ketua BPPN yaitu I Putu Gede Ary Suta. Mantan Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Edwin Gerungan setelah diperiksa KPK dalam kasus SKL BLBI, Selasa (9/7/2019). (Haris Fadhil/detikcom)


Itjih diterapkan KPK sebagai tersangka bersama suaminya, Sjamsul Nursalim. KPK menduga keduanya melakukan tindakan yang merugikan negara bersama Syafruddin Arsyad Temenggung sebagai Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) terkait Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).


Sjamsul disebut menjadi pihak yang diperkaya dalam kasus dengan indikasi kerugian keuangan negara senilai Rp 4,58 triliun ini. KPK pun telah memanggil Sjamsul dan Itjih untuk diperiksa sebagai tersangka, namun keduanya tak hadir.